Berita

Pemerintah Dorong 4 Jenis Bansos Cair di Tahun 2026, Cek Daftarnya!

Advertisement

IHWAL.ID – Pemerintah melalui Kementerian Sosial (Kemensos) memastikan penyaluran bantuan sosial (bansos) tetap berlanjut pada tahun anggaran 2026 guna menjaga daya beli masyarakat di tengah fluktuasi ekonomi. Namun, terdapat perubahan kebijakan signifikan di mana Bantuan Langsung Tunai (BLT) Kesejahteraan Rakyat (Kesra) senilai Rp900 ribu dipastikan tidak lagi dicairkan tahun ini.

Menteri Koordinator Bidang Perekonomian, Airlangga Hartarto, menegaskan keputusan penghentian BLT Kesra diambil karena program tersebut hanya bersifat stimulus sementara. Sebagai gantinya, pemerintah akan memfokuskan anggaran pada empat program bantuan reguler yang dinilai lebih efektif dan berkelanjutan bagi Keluarga Penerima Manfaat (KPM).

Daftar Bansos Cair 2026

Berdasarkan data yang dihimpun, berikut adalah rincian empat jenis bantuan sosial prioritas yang dipastikan berlanjut pada tahun 2026:

1. Program Keluarga Harapan (PKH)

Program ini merupakan bantuan bersyarat yang diberikan kepada KPM untuk mendukung akses layanan dasar. Nominal bantuan disesuaikan dengan komponen penerima, mulai dari ibu hamil, anak usia dini, lansia, hingga penyandang disabilitas guna mendukung kebutuhan pangan dan kesehatan.

2. Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT)

Bantuan ini disalurkan dalam bentuk saldo elektronik sebesar Rp600 ribu setiap tahap pencairan untuk periode tiga bulan. Saldo tersebut khusus digunakan untuk membeli kebutuhan pangan pokok melalui e-warong atau agen resmi yang ditunjuk pemerintah.

3. Program Indonesia Pintar (PIP)

Advertisement

Pemerintah melanjutkan program bantuan biaya pendidikan ini bagi siswa dari keluarga kurang mampu. Tujuannya adalah untuk mengurangi angka putus sekolah yang seringkali disebabkan oleh kendala biaya.

4. Penerima Bantuan Iuran Jaminan Kesehatan Nasional (PBI JKN)

Bantuan ini berupa pembayaran iuran BPJS Kesehatan yang ditanggung sepenuhnya oleh negara. Program ini memastikan masyarakat miskin tetap dapat memperoleh layanan kesehatan gratis tanpa terbebani biaya bulanan.

Pengetatan Validasi Data

Selain menetapkan jenis bantuan, pemerintah juga mengubah arah kebijakan dengan memperketat validasi data. Masyarakat wajib terdaftar secara aktif dalam Data Terpadu Kesejahteraan Sosial (DTKS) dan memastikan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) tetap aktif. Kebijakan bansos kini juga mulai bergeser dari sekadar konsumsi menuju pemberdayaan ekonomi, seperti dukungan permodalan UMKM.

Cara Cek Penerima Bansos

Bagi masyarakat yang ingin memantau status penyaluran dan kepesertaan, pengecekan dapat dilakukan dengan langkah-langkah berikut:

  • Buka laman resmi [tautan mencurigakan telah dihapus].
  • Lengkapi data wilayah domisili dan nama lengkap sesuai KTP.
  • Masukkan kode captcha yang tertera di layar.
  • Klik tombol “Cari Data”. Sistem akan menampilkan status penerima, jenis bantuan, dan periode penyaluran.
  • Alternatif lain adalah menggunakan Aplikasi Cek Bansos di ponsel dengan melakukan registrasi akun terlebih dahulu.

Intinya, bansos 2026 tetap jalan dengan aturan data yang lebih ketat, tapi BLT Kesra resmi dihapus dan diganti fokus ke pemberdayaan ekonomi.

Advertisement