Ihwal.id – Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) merilis pemutakhiran data parameter gempa bumi yang mengguncang wilayah Kalimantan Selatan pada Kamis malam (04/12). Berdasarkan analisis terbaru, gempa yang terjadi pada pukul 21.42 WIB tersebut dipastikan memiliki kekuatan Magnitudo 4,8.
Perubahan Titik Episenter dan Kedalaman
Dalam data terbaru ini, BMKG mengoreksi informasi awal yang sebelumnya menyebut gempa berkekuatan Magnitudo 4,9. Titik pusat gempa (episenter) yang telah diperbarui terletak pada koordinat 4.63 Lintang Selatan (LS) dan 114.77 Bujur Timur (BT).
Lokasi tepatnya berada di laut pada jarak 95 kilometer arah Barat Daya Kabupaten Tanah Laut, Kalimantan Selatan. Selain itu, kedalaman pusat gempa juga dimutakhirkan menjadi lebih dangkal, yakni berada di kedalaman 7 kilometer di bawah permukaan laut.
Dampak Getaran di Banjarbaru
Melalui akun media sosial resminya, BMKG mengonfirmasi bahwa aktivitas seismik ini berdampak pada wilayah daratan di sekitarnya.
“#Gempa (UPDATE) Mag:4.8… Dirasakan (MMI) II-III Banjarbaru.”
Dari pernyataan pemutakhiran tersebut, dilaporkan bahwa guncangan gempa dirasakan di wilayah Banjarbaru dengan skala intensitas II hingga III MMI (Modified Mercalli Intensity). Pada skala ini, getaran dirasakan nyata di dalam rumah, terasa seakan-akan ada truk berlalu, dan membuat benda-benda ringan yang digantung bergoyang.
Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan memantau informasi resmi dari BMKG guna menghindari kabar bohong atau hoaks yang kerap beredar pasca kejadian gempa.






