Badminton

Cedera Pinggang Anthony Ginting Mengancam Keikutsertaan di Thailand Masters 2026

Jakarta – Nasib Anthony Sinisuka Ginting di ajang Thailand Masters 2026 masih diselimuti ketidakpastian. Cedera pinggang yang dialaminya saat ini membuat tim pelatih ganda putra Indonesia masih menimbang ulang keputusannya terkait keikutsertaan Ginting di turnamen yang akan dimulai pekan depan tersebut.

Keputusan Menunggu Perkembangan Kondisi

Pelatih Kepala Tunggal Putra Indonesia, Indra Widjaja, menyatakan bahwa keputusan final mengenai keikutsertaan Ginting akan bergantung pada perkembangan kondisinya dalam dua hingga tiga hari ke depan. Tim pelatih masih terus memantau kondisi Ginting sebelum mengambil keputusan definitif.

Sebelumnya, Ginting dijadwalkan untuk mengikuti Thailand Masters 2026 setelah tampil di Indonesia Masters 2026. Namun, cedera pinggang yang tiba-tiba muncul membuat peluangnya untuk berlaga di turnamen yang akan digelar di Nimibutr Stadium, Bangkok, pada 28 Januari hingga 2 Februari mendatang, menjadi tanda tanya besar.

“Harusnya dia berangkat ke Thailand. Tapi kita lihat kemungkinannya sampai mana. Kita lihat pemulihannya sampai di hari Minggu (25/1) seperti apa,” ujar Indra di Istora GBK, Kamis (22/1/2026).

Tingkat Keparahan Cedera Masih dalam Observasi

Indra Widjaja menambahkan bahwa hingga saat ini, tingkat keparahan cedera pinggang yang dialami Ginting masih dalam tahap observasi. Belum ada kepastian mengenai sejauh mana cedera tersebut memengaruhi performa atlet andalan Indonesia itu.

“Sejauh ini belum diobservasi sampai begitu cuma tingkat cederanya itu bukannya sampai bagaimana. Tapi saya merasa, Ginting merasa juga untuk berkompetisi yang seperti ini juga enggak bisa,” ungkapnya.

Meskipun demikian, Indra memastikan bahwa cedera yang dialami Ginting tidak mengarah pada tindakan operasi. “Tapi saya rasa jauh (dari kata operasi). Menurut pengetahuan awam saya sih bukan (saraf kejepit),” tutup Indra.