Badminton

Indonesia Masters 2026: Pebulutangkis Muda Merah Putih Unjuk Gigi Menuju Olimpiade 2028

Indonesia Masters 2026 menjadi panggung bagi sejumlah pebulutangkis muda Indonesia untuk menunjukkan performa terbaiknya. Momentum positif ini diharapkan dapat terus terjaga hingga gelaran Olimpiade 2028 mendatang.

Enam Wakil Tembus Semifinal

Dalam turnamen yang baru saja usai, Indonesia berhasil menempatkan enam wakilnya di babak semifinal dari empat sektor yang dipertandingkan. Sebagian besar dari mereka adalah atlet muda dengan usia di bawah 23 tahun.

Di sektor ganda campuran, Jafar Hidayatullah berpasangan dengan Felisha Alberta Nathaniel Pasaribu. Sementara itu, di ganda putri, Rachel Allessya Rose dan Febi Setianingrum menjadi andalan. Tunggal putra diwakili oleh Alwi Farhan, dan ganda putra menampilkan pasangan yang sedang naik daun, Raymond Indra dan Nikolaus Joaquin.

Pada akhirnya, hanya Alwi Farhan serta ganda putra Raymond/Joaquin yang berhasil melaju ke babak final. Alwi bahkan sukses meraih gelar juara setelah menampilkan performa meyakinkan melawan wakil Thailand.

Harapan Jaga Momentum Hingga Olimpiade

Melihat perkembangan pesat para atlet muda dari pelatnas Cipayung, Pelatih Kepala Tunggal Putra, Indra Widjaja, menyatakan harapannya agar momentum ini dapat terus dijaga.

“Memang perjalanan itu kan apapun juga kami berharap yang terbaik sampai nanti peak ya kami harapkan di Olimpiade,” kata Indra Widjaja saat menjawab pertanyaan detikSport, Minggu (25/1/2026).

Indra menambahkan bahwa masih ada waktu tiga tahun menuju Olimpiade 2028. Oleh karena itu, pembinaan dan perawatan atlet harus dilakukan secara konsisten setiap hari.

“Menjalani ini semua masih ada tiga tahun, ya harus di-maintenance dari hari per hari, itu tetap harus kita jaga. Kita hanya berharap, berdoa, menjaga, menjalaninya yang menurut kita yang terbaik, harapannya kan itu.”

Ia juga menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik atlet agar terhindar dari cedera.

“Jangan sampai ada kejadian cedera karena apapun juga memang seorang atlet, bagaimana pun juga tantangannya kan itu ya,” lanjutnya.

Dorongan untuk Bersaing Positif

Indra Widjaja bertekad untuk mendorong seluruh atlet tunggal putra agar dapat bersaing secara sehat dan berkembang bersama-sama. Saat ini, selain Alwi Farhan, terdapat nama-nama seperti Mohammad Zaki Ubaidillah, Anthony Ginting, dan Yohanes Saut Marcellyno yang masuk dalam kategori utama.

Ia menegaskan bahwa semua atlet memiliki kesempatan yang sama untuk maju.

“Semuanya sama-sama kita latihan, tidak ada saya pilih-pilih A, B, semua punya hak yang sama untuk maju. Jadi biarkan mereka berpacu secara positif. Seperti Alwi mengalahkan Ubed, silakan saja. Jadi semua rata didorong. Bagi saya mereka punya hak yang sama untuk maju,” jelas Indra.

Performa gemilang di Indonesia Masters 2026 ini menjadi modal berharga bagi para pebulutangkis muda Indonesia dalam mempersiapkan diri menghadapi kompetisi internasional yang lebih besar, termasuk Olimpiade 2028.