Badminton

Alwi Farhan ke Final Indonesia Masters 2026, Kenang Momen Nonton Ginting Juara 8 Tahun Lalu

Alwi Farhan, pebulu tangkis muda Indonesia, berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan melaju ke final Indonesia Masters 2026. Keberhasilan ini terasa sangat istimewa baginya, mengingat delapan tahun lalu ia hanya menjadi penonton saat Anthony Sinisuka Ginting meraih gelar juara di turnamen yang sama.

Perjalanan Menuju Final

Pada Sabtu (24/1), Alwi menjadi wakil pertama Indonesia yang memastikan diri tampil di babak puncak turnamen BWF Super 500 ini. Ia menunjukkan performa impresif dengan menaklukkan Chi Yu Jen dari Taiwan dalam dua gim langsung, dengan skor 21-11 dan 21-12, di Istora Gelora Bung Karno, Jakarta.

Kemenangan ini tidak hanya membanggakan bagi sektor tunggal putra Indonesia, tetapi juga menjadi momen personal yang sangat berarti bagi Alwi.

“Tidak menyangka. Selalu merinding mendengar crowded bergemuruh atas nama saya, tak pernah terbayangkan dulu 2018 saya masih nonton A Ginting juara di sini, final lawan Jepang,” ujar Alwi.

Ia menambahkan, delapan tahun lalu, ia tidak pernah membayangkan akan berada di partai final. “Delapan tahun kemudian bisa berada di partai final tidak ada di dalam benak saya di dalam pikiran saya. Ya, saya berjuang untuk memantaskan diri saya berada di sini,” tuturnya.

Fokus Menghadapi Laga Puncak

Di partai puncak, Alwi Farhan akan berhadapan dengan wakil Thailand, Panitchaphon Teeraratsakul. Panitchaphon sendiri berhasil mengamankan tiket final setelah mengalahkan Loh Kean Yew dari Singapura dengan skor 21-17 dan 21-17.

Menghadapi laga final yang diprediksi akan berjalan ketat, Alwi menyatakan akan berkonsultasi dengan pelatihnya, Indra. Ia juga menekankan pentingnya pemulihan fisik dan mental.

“Secara teknik nanti bicara lagi dengan coach Indra tapi yang saya rasakan badan, mental, harus dipulihkan lagi karena besok akan menjadi partai yang berat. Saya akan berusaha semaksimal mungkin,” jelas Alwi.

Alwi juga mengungkapkan bahwa ia belum memiliki gambaran spesifik mengenai strategi untuk pertandingan final. Fokus utamanya saat ini adalah memulihkan diri dan mempersiapkan diri sebaik mungkin.

“Yang kedua, saya juga belum ada gambaran sama sekali untuk besok. Saya baru menyelesaikan tugas untuk hari ini, saya hanya fokus pada hari ini, saya keluarkan kemampuan dan effort saya untuk menang.”

“Besok adalah besok, hari ini alhamdulilah saya bisa memenangkan pertandingan. Pastinya saya akan prepare untuk besok, dimulai setelah preskon ini,” tegasnya.

Perjalanan Alwi Farhan dari seorang penonton menjadi finalis di Indonesia Masters menjadi inspirasi bagi para atlet muda Indonesia lainnya.