Pelatih Kepala Tunggal Putra, Indra Widjaja, membeberkan alasan di balik mundurnya Anthony Sinisuka Ginting dari babak kedua Indonesia Masters 2026. Ginting seharusnya bertanding melawan Jia Heng Jason Teh di Istora Gelora Bung Karno pada Kamis (22/1/2026), namun laga tersebut batal terlaksana.
Cedera Pinggang Tak Terduga
Anthony Ginting, peraih medali perunggu Olimpiade Tokyo 2020, terpaksa mengundurkan diri akibat cedera pinggang yang baru dialaminya. Indra Widjaja menyatakan bahwa cedera ini benar-benar di luar dugaan dan bukan merupakan cedera kambuhan.
“Cedera kali ini memang di luar dugaan, jadi baru. Kemarin selesai main pun aman, tapi ini bukan cedera kambuhan. Ini di luar dugaan kita semua,” ujar Indra di Istora.
Performa Menjanjikan Terhenti
Indra menyayangkan kondisi yang menimpa Ginting, terutama mengingat performanya yang dinilai cukup baik di turnamen tersebut. Ginting berhasil lolos ke babak 16 besar setelah melalui babak kualifikasi Indonesia Masters, sebuah turnamen level Super 500.
“Ya sangat disayangkan sebetulnya dilihat dari performa Ginting di sini sampai babak kedua. Dari semalam juga main bagus dari awal penyisihan tapi keadaan ini di luar prediksi,” tuturnya.
Komunikasi Intens dengan Atlet
Pelatih menceritakan komunikasi terakhirnya dengan Ginting sebelum keputusan mundur diambil. Ginting sempat merasa ada yang tidak beres dengan pinggangnya setelah pertandingan babak pertama.
“Kemarin semuanya bagus, sampai selesai pertandingan (babak pertama) pukul 11 malam lebih, masih tiktokan dengan saya, jam 1-an masih komunikasi dengan saya. ‘Koh, kayaknya begini, begini. Ya sudah Ting yang penting recovery dulu, siapkan dulu, maksimalin, kita lihat besok pagi seperti apa.’ Sama-sama kita melihat, kan Ginting yang merasakan, saya melihat kira-kira bagaiman, kita komunikasi, kayaknya tak memungkinkan,” ungkap Indra.
Proses Penyembuhan dan Terapi
Setelah keputusan untuk mundur diambil, Ginting akan menjalani pemeriksaan lebih intensif oleh tim dokter untuk menentukan langkah penyembuhan selanjutnya. Fokus utama adalah mempercepat proses pemulihan cedera pinggangnya.
“Sekarang lebih intens setelah kami putuskan setop. Kami akan lebih intens komunikasi dengan dokter, tim fisio untuk bagaimana supaya lebih cepat untuk recovery cederanya,” ujarnya. “Tapi soal terapi dan minum obat masih belum …(ditentukan),” tegas Indra.






