Badminton

PBSI Siapkan Tandem Baru Daniel Marthin, Tunggu Trauma Cedera Hilang Total

Jakarta – Pengurus Besar Ikatan Seluruh Badminton Indonesia (PBSI) telah menyiapkan pasangan baru untuk atlet ganda putra, Daniel Marthin. Fokus utama saat ini adalah memastikan trauma cedera yang dialami Daniel benar-benar pulih sebelum ia kembali bertanding.

Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Binpres) PBSI, Eng Hian, menjelaskan bahwa kondisi Daniel secara fisik sudah membaik. Namun, ia masih menunjukkan keraguan dalam beberapa gerakan.

Trauma Gerakan Jadi Kendala Utama

“Daniel (Marthin) kondisinya sudah baik. Cuma saya masih belum bisa me-release Daniel ke pertandingan karena masih ada beberapa gerakan itu yang dia masih tertahan,” ujar Eng Hian kepada pewarta di Jakarta, Jumat (30/1/2026).

Menurut Eng Hian, tim medis telah menyatakan Daniel sembuh dari cedera. Akan tetapi, tim pelatih sangat berhati-hati agar tidak menimbulkan trauma jangka panjang yang dapat mengganggu performanya di masa depan.

“Secara overall, sakitnya dari tim medis pun sudah menyatakan sudah sembuh, cuma kan pasti ada trauma ini. Trauma ini yang saya enggak mau kebawa di jangka panjangnya. Jadi kami hilangkan dulu di latihan, sampai benar-benar kami melihat dari mata pelatih itu gerakannya sudah semuanya normal,” tuturnya.

Ia menambahkan, “Ini ada beberapa gerakan, poin gerakan itu yang dia masih nahan. Kami enggak mau. Kalau dipaksakan pertandingan, nantinya pasti akan ada trauma panjang.”

Pasangan Baru Sudah Dikantongi

Meskipun belum bersedia menyebutkan nama secara spesifik, Eng Hian memastikan bahwa PBSI sudah memiliki calon pasangan baru untuk Daniel Marthin, yang merupakan bagian dari tim juara Piala Thomas 2020.

“Sudah, sudah (ada tandemnya). Kami sudah siapkan A, B, C, D,” tegas Eng Hian.

Sebelumnya, Daniel Marthin sempat berpasangan dengan Muhammad Shohibul Fikri sejak Agustus 2024. Duet ini menunjukkan performa menjanjikan dengan mencapai semifinal di Japan Open, Korea Open, dan China Open 2024. Progres mereka semakin terlihat di awal 2025 dengan menjadi finalis di Swiss Open dan Thailand Masters 2025.

Namun, karier Daniel terhambat saat membela Indonesia di Sudirman Cup 2025. Ia mengalami cedera lutut yang mengharuskannya menjalani operasi pembersihan sendi lutut. Selama masa pemulihan Daniel, Fikri sempat dipasangkan dengan Fajar Alfian, menggantikan Muhammad Rian Ardianto yang sedang fokus pada urusan keluarga.

Dengan membaiknya kondisi Daniel, persaingan di sektor ganda putra Indonesia diprediksi akan kembali memanas.