Manchester – Kiper muda Manchester City, James Trafford, mengungkapkan keterkejutannya atas peran barunya sebagai deputi di belakang Gianluigi Donnarumma. Kepulangan Trafford ke Etihad Stadium pada musim panas lalu ternyata tidak sesuai dengan ekspektasi awal sang pemain.
Trafford, yang merupakan produk akademi City, sempat hijrah ke Burnley pada tahun 2023 untuk mendapatkan menit bermain reguler. Namun, performanya yang menjanjikan membuat City merekrutnya kembali dengan mahar 27 juta Poundsterling dua tahun kemudian.
Awal musim ini, Trafford sempat dipercaya sebagai kiper utama City dalam tiga pekan pertama Premier League, bahkan berhasil mencatatkan satu clean sheet. Namun, situasi berubah drastis setelah City mendatangkan Gianluigi Donnarumma dari Paris Saint-Germain senilai sekitar 26 juta Poundsterling menjelang penutupan bursa transfer.
Dengan reputasi mentereng yang dimiliki, Donnarumma dengan cepat mengambil alih posisi utama di bawah mistar gawang City di bawah arahan manajer Pep Guardiola. Sejak kedatangan Donnarumma, Trafford belum mendapatkan kesempatan tampil lagi di liga domestik.
Catatan penampilannya sejauh ini hanya bertambah delapan laga, yang terbagi dalam lima pertandingan di Carabao Cup, dua di Piala FA, dan satu di Liga Champions. “Ini bukan yang saya harapkan di awal musim,” ujar Trafford kepada BBC, merujuk pada perannya saat ini yang lebih sering mengisi pos penjaga gawang di turnamen piala domestik. “Inilah kenyataannya dan saya harus memberikan yang terbaik. Inilah situasi yang saya hadapi. Kami berlatih setiap hari, tetapi melakukan penyelamatan itu sangat menyenangkan,” tambahnya usai pertandingan City melawan Salford City di Piala FA pada Sabtu (14/2).
Manajer Pep Guardiola sendiri telah beberapa kali memuji kualitas Trafford dan menyatakan keyakinannya bahwa kiper berusia 23 tahun itu memiliki masa depan yang cerah di klub. Pihak luar menilai Trafford sedang mengalami nasib sial karena kedatangan Donnarumma yang mendadak, mengingat kiper asal Italia itu tersingkir dari skuad PSG dan City sigap memanfaatkan peluang tersebut.
Meskipun demikian, Trafford telah mendapatkan jaminan tampil di final Carabao Cup melawan Arsenal yang akan digelar di Wembley bulan depan. Jika City terus melaju di Piala FA, bukan tidak mungkin jumlah penampilannya di musim ini akan bertambah.






