Manchester City tampaknya telah menemukan kepingan puzzle yang hilang dalam perburuan gelar Liga Inggris musim ini. Kedatangan Marc Guehi pada bursa transfer Januari lalu terbukti memberikan dampak signifikan, memperkuat lini belakang yang sempat rapuh di paruh pertama musim.
Peran Vital Guehi di Jantung Pertahanan
Didatangkan dengan mahar 23 juta paun dari Crystal Palace, Guehi segera menjelma menjadi pemain tak tergantikan di lini pertahanan The Citizens. Bek Timnas Inggris ini selalu bermain penuh dalam setiap pertandingan Liga Inggris sejak berseragam biru langit Manchester City. Dalam lima penampilan di liga domestik, Manchester City tercatat tidak pernah merasakan kekalahan, dengan raihan empat kemenangan dan satu hasil imbang.
Performa solid Guehi ini seolah menjadi jawaban atas kebutuhan tim untuk bersaing ketat memperebutkan gelar juara. Saat ini, Manchester City hanya tertinggal dua poin dari Arsenal yang memimpin klasemen sementara.
Perkembangan di Bawah Asuhan Pep Guardiola
Tak hanya memberikan kontribusi di lapangan, Guehi juga mengaku mengalami perkembangan pesat selama dilatih oleh Pep Guardiola. Ia menyoroti bagaimana ia banyak belajar mengenai build-up play dari lini belakang, sebuah filosofi permainan yang menjadi ciri khas tim asuhan Guardiola.
Guehi mengungkapkan rasa senangnya bisa berada di bawah bimbingan manajer asal Spanyol tersebut. Ia menilai Guardiola memiliki mentalitas juara yang kuat dan selalu menuntut permainan sesuai gayanya.
“Kapan harus mengoper bola, bagaimana melibatkan pemain – begitu banyak aspek yang saya pelajari sambil bekerja. Ini sangat bagus karena saya mendapat banyak bantuan. Pep seperti yang Anda lihat di TV – penuh semangat, intens, dan seorang pemenang. Dia ingin bermain dengan caranya sendiri. Saya hanya senang memiliki kesempatan untuk berada di sini,” ujar Guehi dikutip dari Manchester Evening News.
Kehadiran Guehi tidak hanya memperkuat pertahanan, tetapi juga memberikan dimensi baru dalam strategi permainan Manchester City, menjadikannya aset berharga dalam ambisi meraih gelar juara Liga Inggris.





