Sepakbola

Imbang Kontra Napoli, Inter Milan Pamerkan Mentalitas Juara di Liga Italia

Milan – Inter Milan kembali menunjukkan ketangguhan mentalnya dalam lanjutan Liga Italia. Bermain di kandang sendiri, Stadion Giuseppe Meazza, pada Senin (12/1/2026) dini hari WIB, Inter Milan harus puas bermain imbang 2-2 melawan tim tamu, Napoli. Pertandingan ini diwarnai drama kejar-kejaran skor, di mana Inter Milan sempat dua kali unggul namun selalu berhasil disamakan oleh Napoli.

Jalannya Pertandingan yang Ketat

Inter Milan membuka keunggulan lebih dulu melalui gol cepat Federico Di Marco pada menit kesembilan. Namun, keunggulan tersebut tidak bertahan lama. Napoli berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-26 berkat gol dari Scott McTominay.

Memasuki babak kedua, Inter Milan kembali menemukan momentumnya. Hakan Calhanoglu berhasil mencetak gol pada menit ke-73, membawa timnya kembali memimpin. Sayangnya, keunggulan tersebut kembali terhapus delapan menit berselang. Scott McTominay kembali menjadi momok bagi pertahanan Inter, mencetak gol keduanya di laga tersebut dan mengakhiri pertandingan dengan skor 2-2.

Bastoni Puji Kemajuan Mentalitas Tim

Meskipun hasil akhir tidak sesuai harapan, bek Inter Milan, Alessandro Bastoni, menilai bahwa timnya telah menunjukkan perkembangan yang signifikan, terutama dalam hal mentalitas. Ia menekankan dua aspek penting yang terlihat dalam pertandingan tersebut.

“Ada beberapa detail yang jelas harus kami perbaiki, tapi kami melihat kemajuan hari ini dalam hal mentalitas dan ketajaman,” ujar Bastoni kepada DAZN. Ia menambahkan bahwa timnya seharusnya bisa lebih efektif dalam memanfaatkan peluang mencetak gol, namun tetap mengakui kualitas lawan yang memiliki pemain berkelas dunia.

Bastoni juga mengungkapkan keyakinannya terhadap performa timnya di paruh pertama musim ini. “Saya masih yakin kami menjalani paruh pertama musim yang sangat bagus, seperti yang saya ingat persepsi orang-orang mengenai kami di awal musim,” tuturnya. Ia menambahkan, “Tak mudah untuk memulai kembali setelah bertahun-tahun, dan saya merasa itu adalah musim yang bagus.”