Milan – Inter Milan kembali menunjukkan performa yang kurang meyakinkan saat menghadapi tim-tim besar. Dalam laga lanjutan Serie A yang digelar di Giuseppe Meazza pada Senin (12/1/2026) dini hari WIB, Inter harus puas bermain imbang 2-2 melawan Napoli.
Catatan Buruk Melawan Tim Papan Atas
Hasil imbang ini memperpanjang tren negatif Inter Milan ketika berhadapan dengan sesama rival scudetto. Federico Dimarco sempat membawa Inter unggul di menit kesembilan, namun Scott McTominay berhasil menyamakan kedudukan pada menit ke-27. Inter kembali memimpin melalui penalti Hakan Calhanoglu di menit ke-73, tetapi McTominay kembali mencetak gol untuk memastikan skor akhir 2-2.
Meskipun hasil ini tidak mengubah posisi Inter di puncak klasemen Serie A dengan 43 poin dari 19 laga, keunggulan tiga angka dari AC Milan di posisi kedua patut diwaspadai. Catatan buruk Inter saat menghadapi tim-tim besar terus berlanjut. Menurut data Opta, sejak musim lalu, Inter tidak mampu memenangi 14 duel melawan Napoli, AC Milan, dan Juventus di seluruh kompetisi, dengan rincian tujuh imbang dan tujuh kekalahan.
Performa Inkonsisten Musim Ini
Pada pertemuan pertama musim ini, Inter takluk 1-3 dari Napoli di San Paolo. Pertemuan pertama melawan AC Milan di kandang pada 23 November lalu juga berakhir dengan kekalahan 0-1. Sementara itu, saat bertandang ke markas Juventus di pekan ketiga, Inter kalah tipis 3-4. Tiga kekalahan tersebut menyumbang 75 persen dari total empat kekalahan Inter di 19 pekan Serie A musim ini.
Terakhir kali Inter meraih kemenangan atas salah satu tim raksasa tersebut adalah pada 22 April 2024, ketika mereka mengalahkan AC Milan 2-1 dan memastikan gelar scudetto ke-20. Pertandingan berat lainnya menanti Inter, yakni menjamu Juventus pada 15 Februari dan bertandang ke markas AC Milan pada 8 Maret. Pertanyaan besar pun muncul, akankah Inter mampu meraih kemenangan di laga-laga krusial tersebut?






