Jakarta – Pelatih bulutangkis Indonesia, Harry Hartono, dipastikan bergabung dengan Tim Nasional Bulutangkis Malaysia. Kepergiannya menimbulkan pertanyaan mengenai siapa yang akan menggantikan posisinya di Pelatnas PBSI Cipayung.
Harry Hartono Jadi Pelatih Tunggal Putra Senior Malaysia
Nama Harry Hartono muncul dalam pengumuman resmi susunan kepelatihan Badminton Association of Malaysia (BAM) melalui akun media sosial mereka. Harry ditunjuk untuk menangani sektor tunggal putra senior.
Selain Harry, BAM juga mengumumkan beberapa nama pelatih baru di sektor lain. Yeoh Kay Bin didapuk sebagai Pelatih Tunggal Putra Junior, sementara Zakry Latif akan menukangi sektor Ganda Putri Senior.
“Kami telah membahas hal ini dengan Direktur Tunggal Kenneth Jonassen, dengan fokus utama pada kelanjutan bagi pemain muda. Sebagai mantan pemain, kami memahami kebutuhan para pelatih dan pentingnya menempatkan mereka di posisi yang tepat,” ujar Dato’ Seri Dr. Lee Chong Wei, Ketua Komite Kinerja BAM, seperti dikutip detikSport, Jumat (30/1/2026).
Dato’ Seri Dr. Lee Chong Wei menambahkan, “Saya juga bertemu dengan Direktur Ganda Rexy Mainaky, yang secara pribadi mengusulkan Zakry sebagai salah satu calon.”
Posisi di PBSI Kosong
Keberadaan Harry Hartono dalam daftar pelatih BAM mengindikasikan bahwa ia tidak lagi terikat kontrak dengan PBSI. Sebelumnya, Harry sempat mengisi posisi asisten pelatih tunggal putra utama menggantikan Marleve Mainaky yang mengundurkan diri pada Agustus 2025. Dengan demikian, posisi yang ditinggalkannya di Pelatnas Cipayung kini menjadi kosong.
Ini bukan kali pertama Harry Hartono berkarier sebagai pelatih di tim nasional bulutangkis. Ia sebelumnya pernah menjabat di kursi kepelatihan pada periode 2023 dan 2024.
Bergabungnya Harry ke BAM menambah daftar panjang pelatih bulutangkis Indonesia yang memilih berkarier di Malaysia. Beberapa nama lain yang telah lebih dulu bergabung antara lain Rexy Mainaky (Director of Double BAM), Herry Iman Pierngadi (Kepala Pelatih Ganda Putra), dan Nova Widianto (Kepala Pelatih Ganda Campuran).






