Sepakbola

Gaji Rp 27 Miliar per Pekan Menggoda Mohamed Salah, Al Ittihad Siap Tawar Tiga Kali Lipat

Klub-klub Arab Saudi dilaporkan kembali mengincar Mohamed Salah dengan tawaran gaji fantastis. Al Ittihad dikabarkan siap memberikan kenaikan gaji tiga kali lipat dari yang diterima Salah saat ini di Liverpool.

Tawaran Menggiurkan dari Timur Tengah

Media-media Timur Tengah melaporkan bahwa Al Ittihad telah menyiapkan proposal menggiurkan untuk Mohamed Salah. Jika sang pemain menerima tawaran tersebut, gajinya akan melonjak tiga kali lipat dari yang ia dapatkan di Liverpool. Saat ini, Salah menerima gaji sekitar 400 ribu Pounds per pekan di Anfield, yang setara dengan Rp 9,1 miliar. Dengan tawaran Al Ittihad, Salah berpotensi mendapatkan gaji sebesar 1,2 juta Pounds per pekan, atau sekitar Rp 27,5 miliar.

Jumlah tersebut akan menempatkan Mohamed Salah sebagai salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di dunia jika ia memutuskan untuk hijrah ke Liga Arab Saudi.

Kontrak Menipis, Minat Klub Arab Menguat

Kontrak Mohamed Salah bersama Liverpool sendiri akan berakhir pada musim panas 2027, menyisakan satu musim lagi. Meskipun telah beberapa kali didekati oleh klub-klub Arab Saudi pada bursa transfer sebelumnya, Salah memilih untuk tetap bertahan di Anfield.

Pemain berusia 33 tahun itu sejauh ini belum menunjukkan performa terbaiknya di musim 2025/26. Data dari Transfermarkt menunjukkan Salah baru mencetak empat gol dari 17 penampilan di Liga Inggris. Namun, hal ini tidak menyurutkan minat klub-klub Arab Saudi untuk merekrutnya.

Salah Diincar Sebagai Superstar Baru

Klub-klub Arab Saudi melihat Mohamed Salah sebagai potensi bintang besar berikutnya di liga mereka, menyusul jejak Cristiano Ronaldo. Selain Al Ittihad, Al Hilal juga dikabarkan tertarik untuk mendapatkan tanda tangan pemain asal Mesir tersebut. Namun, Al Ittihad disebut-sebut menjadi klub yang paling terdepan dalam perburuan Salah.

Meskipun nilai pasar Salah menurut Transfermarkt hanya berada di angka 30 juta Euro atau setara Rp 600 miliar, daya tariknya di pasar transfer Timur Tengah tetap tinggi.