Sepakbola

Arne Slot Frustrasi: Bek Man City Guehi Seharusnya Diusir, Bukan Szoboszlai

Manajer Liverpool Arne Slot meluapkan kekecewaannya terhadap keputusan wasit dalam laga melawan Manchester City di Anfield, Minggu (8/2/2026) malam WIB. Slot menilai bek City, Marc Guehi, seharusnya diganjar kartu merah atas pelanggarannya terhadap Mohamed Salah, bukan Dominik Szoboszlai yang kemudian diusir di akhir pertandingan.

Drama Kartu Merah dan Penalti

Pertandingan lanjutan Liga Inggris tersebut berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Manchester City. Liverpool sempat unggul lebih dulu melalui Dominik Szoboszlai di menit ke-70, namun City menyamakan kedudukan lewat Bernardo Silva tak lama kemudian. Gol penalti Erling Haaland di masa injury time memastikan tiga poin untuk tim tamu.

Drama terjadi di pengujung laga ketika Szoboszlai harus keluar lapangan setelah dianggap menghentikan peluang emas Haaland yang berpotensi menjadi gol. Namun, Slot menyoroti insiden lain yang terjadi di babak kedua.

Kontroversi Pelanggaran Guehi

Slot merujuk pada momen ketika Marc Guehi menarik kaus Mohamed Salah saat pemain asal Mesir itu berhadapan satu lawan satu dengan kiper. Menurut manajer asal Belanda itu, pelanggaran Guehi memiliki tingkat keseriusan yang sama, bahkan lebih, dengan pelanggaran Szoboszlai yang berujung kartu merah.

“Ketika Anda bertanya kepada saya tentang apa keputusannya, saya pikir maksud Anda itu tentang gol City yang dianulir, penalti yang mereka dapatkan di laga tandang melawan kami, kartu merah yang jelas pada Mo Salah di babak kedua di sini, atau penalti yang mereka dapatkan di babak kedua? Atau maksud Anda tentang keputusan ini [kartu merah Szoboszlai]?” sembur Slot seperti dikutip dari ESPN.

Ia menambahkan, “Itu hanya selama dua pertandingan, dan orang-orang yang mengikuti Liverpool tahu berapa banyak keputusan yang bisa saya sebutkan di semua pertandingan lainnya juga, semua keputusan penting yang bisa saja terjadi dalam situasi 50-50.”

Slot menyatakan bahwa ia bisa menerima kartu merah Szoboszlai jika mengacu pada buku aturan, di mana menarik kaus pemain yang berhadapan langsung dengan kiper jelas merupakan pelanggaran berat. Namun, ia mempertanyakan mengapa insiden serupa yang melibatkan Guehi tidak mendapatkan sanksi yang sama.

“Jika Anda mengikuti buku aturannya, dan ada situasi di mana Guehi menarik kaus Mo Salah, yang selama delapan tahun akan mencetak gol sebanyak 100 kali dari 100 kesempatan — ini memang berlebihan — dan itu bukan sebuah kartu merah, maka ada lebih banyak dari rasa frustrasi saya,” ungkap Slot.

“Saya bisa menerima kartu merah Dom. Jika Anda menyukai sepakbola Anda mengatakan ‘ah, biarkan saja itu jadi gol, itu kan bagus untuk mereka dan untuk semua orang’, tapi sebagai manajer Sunderland Anda lebih suka melihat insiden itu sebagai kartu merah. Itulah aturannya dan mematuhi aturan adalah yang saya minta… Rasa frustrasi utama saya adalah ditariknya kaus Mo Salah saat kedudukan 0-0, jelas dan terbuka, satu lawan satu melawan kiper,” pungkasnya.