Xabi Alonso telah resmi diberhentikan dari jabatannya sebagai pelatih Real Madrid pada awal Januari 2026. Keputusan ini, meskipun mengejutkan mengingat catatan performa yang cukup baik, dinilai sebagai langkah terbaik bagi kedua belah pihak.
Catatan Performa yang Solid
Selama menukangi El Real, Xabi Alonso memimpin tim dalam 28 pertandingan. Dari jumlah tersebut, ia berhasil meraih 20 kemenangan, hanya menelan lima kekalahan, dan tiga kali bermain imbang. Performa ini menunjukkan stabilitas dan potensi yang cukup menjanjikan.
Masalah Ruang Ganti Jadi Pemicu
Namun, di balik catatan positif tersebut, masalah di ruang ganti disebut-sebut menjadi faktor utama di balik pemecatan pelatih berusia 44 tahun asal Spanyol itu. Detail spesifik mengenai masalah ini tidak diungkapkan lebih lanjut.
Komentar Quique Sánchez Flores
Pelatih Quique Sánchez Flores, yang juga berasal dari Spanyol, memberikan pandangannya mengenai keputusan Real Madrid. Ia menyatakan bahwa pemecatan Alonso bukanlah sebuah kejutan baginya dan justru dianggap sebagai langkah yang paling tepat.
“Pemecatan Xabi Alonso tak mengejutkan buat saya; saya rasa itu yang terbaik untuknya,” ujar Sanchez seperti dikutip dari Marca. Ia menambahkan, “Keputusan ini diumumkan dengan sangat tragis, sangat menyakitkan, sangat tidak adil…Dan apa yang anda inginkan untuk kolega adalah jika suatu hal harus terjadi, itu segera terjadi. Sikapnya seperti seorang pelatih yang kelelahan.”
Alvaro Arbeloa Ambil Alih
Saat ini, Real Madrid berada di bawah arahan Alvaro Arbeloa. Pertandingan pertamanya bersama tim baru saja berakhir dengan kekalahan di Copa del Rey melawan Albacete.
Video Terkait
Terdapat juga informasi mengenai peminjaman Endrick oleh Lyon dari Real Madrid hingga akhir musim.






