Barcelona – Presiden Barcelona, Joan Laporta, mengakui adanya penurunan performa timnya dalam beberapa pertandingan terakhir. Kekalahan beruntun yang dialami Barcelona, termasuk takluk 1-2 dari Girona di LaLiga dan dibantai 0-4 oleh Atletico Madrid di semifinal leg pertama Copa del Rey, menjadi sorotan.
Periode Berat dan Penurunan Performa
Sebelumnya, Barcelona sempat menunjukkan konsistensi luar biasa dengan memenangi 17 dari 18 pertandingan. Namun, kekalahan di Montilivi membuat Barcelona gagal merebut puncak klasemen LaLiga dari Real Madrid. Tim Catalan kini tertinggal dua poin dari rival abadinya tersebut.
Di Copa del Rey, nasib Barcelona berada di ujung tanduk. Lamine Yamal dan kawan-kawan harus menghadapi tugas berat di leg kedua semifinal melawan Atletico Madrid, di mana mereka wajib menang dengan selisih lima gol untuk bisa melaju ke final.
Penjelasan Laporta: Jadwal Padat Jadi Biang Kerok
Joan Laporta menunjuk padatnya jadwal pertandingan sebagai penyebab utama meredupnya performa Barcelona. Ia menyatakan bahwa periode pertandingan yang intens, bermain di hari Minggu dan Rabu, secara alami dapat menurunkan kualitas permainan tim.
“Kami menjalani periode yang berat dengan bermain di hari Minggu dan Rabu belakangan ini, dan ini wajar jika penampilan kami menurun,” ujar Laporta, dikutip dari Mundo Deportivo.
Lebih lanjut, Laporta menambahkan bahwa penurunan performa ini dimanfaatkan oleh tim lawan. Ia menyoroti insiden pelanggaran terhadap Kounde sebagai salah satu contohnya. Meski demikian, ia meyakini Barcelona akan mampu membalikkan keadaan dan menemukan kembali gaya bermain mereka.
“Dan ketika kita menurun, ada tim-tim lain yang mencoba mengambil keuntungan. Sebagai contoh, injakan kepada Kounde… Kita akan membalikkan situasinya dan menemukan kembali gaya bermain kita. Saya sudah bicara dengan para pemain, dan mereka sangat fokus,” tegasnya.
Upaya Bangkit di Laga Kandang
Barcelona akan berupaya memanfaatkan laga kandang di Camp Nou untuk kembali ke jalur kemenangan. Mereka dijadwalkan menjamu tim papan bawah Levante di akhir pekan ini, sebelum menghadapi tim peringkat ketiga, Villarreal, pada 28 Februari.






