Presiden Real Madrid, Florentino Perez, menunjukkan raut wajah kecut saat mendengar cemoohan dari para suporter di Stadion Santiago Bernabeu. Para penggemar klub berjuluk Los Blancos itu secara terang-terangan meminta Perez untuk mundur dari jabatannya.
Kekalahan Beruntun dan Krisis Internal
Situasi di Real Madrid tengah memanas menyusul serangkaian hasil minor. Klub ibu kota Spanyol ini baru saja menelan kekalahan di final Piala Super Spanyol dari rival abadi mereka, Barcelona. Lebih parah lagi, Madrid telah tersingkir dari Copa del Rey setelah dikalahkan tim divisi dua, Albacete, pada babak 32 besar. Kekalahan dari Albacete ini bahkan berujung pada pemecatan pelatih Xabi Alonso, yang kemudian digantikan oleh Arbeloa.
Kabar mengenai keretakan di ruang ganti pemain dan ego para bintang Madrid juga menjadi perbincangan hangat di berbagai kalangan.
Kemarahan Suporter Memuncak
Menurut laporan dari Tribuna, Florentino Perez menjadi sasaran kemarahan suporter. Dalam laga kandang Real Madrid melawan Levante di Santiago Bernabeu, kehadiran Perez di stadion disambut dengan teriakan bernada protes. Beberapa kali, para suporter meneriakkan, “Mundur kamu Perez!” Teriakan tersebut tak pelak membuat Florentino Perez merespons dengan wajah yang tampak muram.
Sebelumnya, sejumlah spanduk protes yang ditujukan kepada Florentino Perez juga terpampang di berbagai sudut kota Madrid. Spanduk-spanduk tersebut diyakini dipasang oleh kelompok suporter Real Madrid yang tidak puas dengan kepemimpinan Perez. Pesan yang tertulis di spanduk itu antara lain, ‘Florentino: Game Over’, ‘Super League, lahan parkir, stadion… kegagalan demi kegagalan, presiden yang sudah habis’, serta ‘Tinggalkan Los Galacticos, Anda siap untuk eutanasia’.
Florentino Perez telah menjabat sebagai Presiden Real Madrid sejak tahun 2009 dan masa baktinya masih akan berlaku hingga 2029 mendatang.






