Duet bek tengah Gabriel Magalhaes dan William Saliba telah menjadi pilar kokoh pertahanan Arsenal dalam beberapa musim terakhir. Kepercayaan klub kepada mereka membuahkan hasil positif, membawa The Gunners bersaing dalam perebutan gelar juara Liga Inggris sejak musim 2022/2023.
Catatan Pertahanan Arsenal Membaik
Seiring matangnya koneksi antara Gabriel dan Saliba, catatan pertahanan Arsenal menunjukkan peningkatan signifikan. Setelah kebobolan 43 gol pada musim 2022/2023, jumlah gol yang bersarang di gawang mereka menurun drastis menjadi 29 gol pada musim berikutnya, dan 34 gol di musim 2024/2025. Musim ini, Arsenal kembali dipuji berkat pertahanan tangguh mereka, hanya kemasukan 14 gol dari 21 pertandingan, menjadikannya tim dengan pertahanan terbaik sejauh ini dan menempatkan mereka di puncak klasemen Liga Inggris.
Tantangan dari Sol Campbell
Mantan bek legendaris Arsenal, Sol Campbell, memberikan apresiasi atas performa Gabriel dan Saliba. Namun, ia juga memberikan tantangan agar keduanya membuktikan diri lebih jauh dengan membawa Arsenal meraih gelar juara Liga Inggris.
“Untuk menjadi pasangan bek tengah yang benar-benar top, Anda mesti main bersama dua, tiga, empat, bahkan lima musim. Anda mesti tampil di level tinggi dari pekan ke pekan, lintas musim, lalu melihat kembali dan berkata ‘Kami telah meraih sesuatu’,” ujar Campbell, yang pernah meraih dua gelar Premier League bersama Arsenal.
Campbell menambahkan, “Anda tak bisa membandingkan pasangan duet sampai itu terjadi. Memang secara potensi, Gabriel Magalhaes dan William Saliba bisa menjadi yang terbaik yang pernah dimiliki Arsenal, dan di antara duet terbaik yang pernah ada di Premier League.”
Namun, ia menekankan bahwa potensi saja tidak cukup. “Tapi potensi saja tidak cukup, Anda mesti juara. Semua bahannya sudah ada. Saya harap mereka terus membangun kerja sama yang luar biasa dalam beberapa tahun ke depan, memenangi trofi-trofi dan memenuhi apa yang mereka upayakan.”
“Anda bisa bermain brilian dan punya kerja sama yang bagus, tapi kalau tak memenangi apapun, tetap saja ada yang hilang,” pungkas Campbell.






