Milan – Pelatih Inter Milan, Cristian Chivu, menjalani awal karier yang impresif bersama klub raksasa Italia tersebut. Pria berusia 45 tahun itu kini diyakini pantas untuk menangani tim yang lebih besar dari Inter.
Chivu ditunjuk sebagai pengganti Simone Inzaghi yang memutuskan untuk pindah melatih di Arab Saudi. Meskipun memiliki jam terbang yang relatif minim sebagai pelatih, Chivu berhasil membawa Inter Milan tampil gemilang.
Saat ini, Inter Milan di bawah asuhan Chivu memuncaki klasemen Serie A dengan keunggulan tiga poin dari rival sekota, AC Milan. Selain itu, Nerazzurri juga telah menjejakkan kaki di perempat final Coppa Italia dan berada dalam posisi kuat untuk lolos otomatis ke fase gugur Liga Champions, dengan menempati urutan kedua klasemen grup menyisakan dua pertandingan.
Cristian Chivu sendiri masih terikat kontrak dengan Inter Milan hingga musim panas 2027.
Pujian dari Antonio Cassano
Mantan pemain Inter Milan, Antonio Cassano, memberikan pujian setinggi langit terhadap karakter dan kinerja Chivu dalam membesut Lautaro Martinez dan rekan-rekannya. Namun, Cassano juga berpendapat bahwa Chivu tidak akan lama bertahan di Stadion Giuseppe Meazza.
Menurut Cassano, Chivu akan segera menarik perhatian klub-klub elite dari Premier League maupun La Liga Spanyol.
“Saya kenal dia: Anda bisa saja melatih hanya sepanjang 13 pertandingan, tapi apabila Anda itu seorang pemimpin, maka Anda itu pemimpin,” ujar Cassano kepada Viva El Futbol, yang dikutip FCInter1908.
Cassano menambahkan, Chivu memiliki mentalitas seorang pemenang.
“Dia itu tidak pernah mengeluh, dia tidak membuat banyak alasan, dan dia ingin bermain sepakbola. Anda bisa mendengarkan dia selama berjam-jam.”
Masa depan Chivu pun menjadi sorotan.
“Sayang sekali buat Inter, saya kira dia ditakdirkan untuk sebuah tim yang lebih besar, entah di Premier League atau di Spanyol,” pungkas Cassano mengenai potensi Chivu di masa depan.



