Sepakbola

Pep Guardiola Pertanyakan Gol Pertama Spurs yang Dianggapnya Berbau Pelanggaran

Manchester City harus puas bermain imbang saat melakoni laga tandang melawan Tottenham Hotspur di Tottenham Hotspur Stadium, Minggu (1/2/2026) malam WIB. Manajer City, Pep Guardiola, secara khusus menyoroti gol pertama yang dicetak oleh tim tuan rumah, mempertanyakan keabsahannya karena dinilai berbau pelanggaran.

Gol Kontroversial di Babak Kedua

Manchester City sempat unggul dua gol di babak pertama melalui gol-gol yang dicetak oleh Rayan Cherki dan Antoine Semenyo. Namun, keunggulan tersebut sirna setelah Dominic Solanke berhasil mencetak dua gol untuk Tottenham Hotspur di babak kedua.

Gol pertama Solanke menjadi sorotan utama Guardiola. Berdasarkan tayangan ulang, Solanke terlihat menguasai bola yang kemudian sedikit terlepas. Pada saat yang bersamaan, bek City, Marc Guehi, berusaha mengamankan bola. Kaki Solanke tampak mengenai kaki Guehi sebelum bola berhasil disepak dan masuk ke gawang City.

Awalnya, gol tersebut sempat dicatat sebagai gol bunuh diri oleh Marc Guehi karena adanya dorongan dari bek City tersebut. Namun, Premier League kemudian mengoreksi keputusan tersebut dan secara resmi mencatat gol itu sebagai milik Dominic Solanke.

Guardiola Merasa Ada Ketidakadilan

Pep Guardiola menyatakan keyakinannya bahwa jika situasi tersebut terjadi sebaliknya, di mana bek City melakukan kontak fisik terhadap penyerang Spurs di dalam kotak penalti, wasit kemungkinan besar akan menganggapnya sebagai pelanggaran.

“Kalau bek tengah melakukan itu ke seorang penyerang, itu penalti kan?” ujar Guardiola kepada Sky Sports. Ia menambahkan, “Tidak ada yang mengubah pendapat saya sebelumnya soal keputusan wasit. Kami lebih suka tidak mengalami transisi itu, tapi saya tak keberatan menyebut ada isu emosional atas gol yang diberikan wasit ke Spurs.”

Menurut Guardiola, gol kontroversial tersebut memberikan pukulan mental yang signifikan bagi timnya, berkontribusi pada kegagalan mereka mempertahankan keunggulan.