Qingdao – Pasangan ganda putra Indonesia, Leo Rolly Carnando/Bagas Maulana, mengakui bahwa euforia setelah menjuarai Thailand Masters 2026 turut memengaruhi performa mereka saat menghadapi Malaysia di Badminton Asia Team Championship (BATC) 2026. Kekalahan mereka di partai kedua Grup D pada Kamis (5/2/2026) menjadi sorotan.
Kekalahan Leo/Bagas di Partai Kedua
Berlaga di Qingdao Conson Gymnasium, Leo/Bagas harus mengakui keunggulan pasangan Malaysia, Junaidi Arif/Roy King Yap, dengan skor 13-21, 21-12, 13-21. Kekalahan ini membuat Indonesia tertinggal 0-2 dari Malaysia, setelah sebelumnya Zaki Ubaidillah juga takluk dua gim langsung dari Justin Hoh di partai pertama.
Indonesia Comeback dan Lolos sebagai Juara Grup
Meskipun tertinggal di awal, tim Indonesia berhasil bangkit dan memenangi tiga partai terakhir. Prahdiska Bagas Shujiwo, Raymond Indra/Nikolaus Joaquin, dan Anthony Sinisuka Ginting sukses meraih kemenangan, memastikan langkah Indonesia ke perempatfinal sebagai juara grup.
Pengakuan Leo/Bagas Terkait Euforia Juara
Usai pertandingan, Leo Rolly Carnando mengungkapkan bahwa mereka masih membawa emosi dan nafsu dari keberhasilan menjuarai Thailand Masters 2026. Gelar tersebut merupakan yang pertama bagi Leo/Bagas setelah sebelumnya meraih gelar Korea Open 2024.
“Mainnya enggak cukup normal di gim pertama, di gim kedua sudah lumayan membaik bisa memberi perlawanan, tapi di gim ketiga kembali kami tidak bisa mengeluarkan yang terbaik,” kata Leo dalam keterangannya melalui federasi.
“Mungkin emosi dan nafsu kami masih terbawa dari juara Thailand Masters kemarin, masih terlalu menggebu-gebu tapi akhirnya kurang terkontrol. Kami harus bisa atur tempo lagi.”
Leo menambahkan bahwa lawan menampilkan performa yang baik dengan permainan cepat, panjang, dan aman, sementara mereka sendiri banyak melakukan kesalahan sendiri.
Video momen Leo/Bagas saat menjuarai All England 2025 juga sempat diunggah, menunjukkan performa impresif mereka sebelumnya.






