Kekalahan mengejutkan Juventus dari Cagliari di Stadion Unipol Domus pada Minggu (18/1/2026) dini hari WIB, menegaskan kebutuhan mendesak klub untuk mendatangkan striker baru. Meskipun mendominasi jalannya pertandingan, Juventus harus mengakui keunggulan tuan rumah yang dicetak oleh Luca Mazzitelli di babak kedua.
Dominasi Tanpa Hasil
Statistik pertandingan menunjukkan betapa timpangnya duel tersebut. Juventus menguasai bola hingga 78 persen dan melepaskan 21 tembakan ke gawang Cagliari, sementara tim tuan rumah hanya mampu menciptakan tiga percobaan. Juventus juga unggul telak dalam hal sepak pojok dengan 18 berbanding satu. Angka Expected Goals (xG) Juventus mencapai 1,17, jauh di atas Cagliari yang hanya 0,2.
Namun, dominasi tersebut tidak berujung pada gol. Ini menjadi kekalahan kedua bagi Juventus sejak dilatih oleh Luciano Spalletti, sebuah catatan yang mengkhawatirkan bagi tim asal Turin tersebut.
Mateta Jadi Solusi?
Kekalahan pahit ini semakin memperkuat argumen bahwa Juventus sangat membutuhkan tambahan amunisi di lini serang, terutama pasca cedera parah yang dialami Dusan Vlahovic. Media Italia, La Gazzetta dello Sport, secara terang-terangan mendesak klub untuk merekrut striker Crystal Palace, Jean-Philippe Mateta, seperti yang terpampang di halaman depannya. Judul berita Tuttosport pun senada: “Juve, Mateta segera!”.
Berbagai laporan dari sumber terpercaya seperti Sky Sport Italia dan Fabrizio Romano mengindikasikan bahwa Juventus telah menjalin komunikasi positif dengan pihak Mateta. Menurut Sky, Juventus berencana mengajukan tawaran peminjaman dengan opsi pembelian di akhir musim. Opsi pembelian ini bahkan disebut akan menjadi wajib jika Juventus berhasil lolos ke Liga Champions atau Liga Europa.
Sebelumnya, Juventus berhasil meraih kemenangan telak 3-0 atas Sassuolo, meskipun sempat diwarnai blunder dari Jay Idzes.






