Sepakbola

Juergen Klopp Diminati Chelsea dan MU, Agen Ungkap Peluang Kembali Melatih

Juergen Klopp, mantan pelatih Liverpool, dilaporkan diminati oleh dua rival klub yang pernah dilatihnya, yakni Chelsea dan Manchester United. Informasi ini diungkapkan oleh agen Klopp, Marc Kosicke, yang menyatakan bahwa kliennya tersebut didekati oleh kedua klub raksasa Liga Primer Inggris tersebut.

Karier Gemilang di Liverpool

Klopp menghabiskan hampir satu dekade menukangi Liverpool, memimpin klub tersebut dalam 489 pertandingan di berbagai kompetisi. Selama masa kepelatihannya, ia berhasil mempersembahkan delapan trofi, termasuk satu gelar Liga Primer Inggris, Piala FA, Liga Champions, dan dua Piala Liga (Carabao Cup). Klopp mengakhiri baktinya di Anfield pada musim panas 2024, dan posisinya kemudian digantikan oleh Arne Slot.

Peran Baru dan Potensi Kembali ke Lapangan Hijau

Setelah meninggalkan Liverpool, Klopp mengambil peran sebagai direktur pengembangan olahraga di Red Bull. Meskipun kini menikmati peran barunya, agennya, Marc Kosicke, tidak menutup kemungkinan kliennya itu akan kembali ke dunia kepelatihan. Kosicke mengungkapkan bahwa Klopp sempat memiliki kesempatan untuk melatih tim nasional, termasuk Timnas Amerika Serikat, Timnas Inggris, dan bahkan Timnas Jerman jika Julian Nagelsmann tidak tersedia.

Minat dari Klub Rival

Lebih lanjut, Kosicke membeberkan ketertarikan dari Chelsea dan Manchester United. “Bahkan Chelsea dan Manchester United tanya-tanya, sekalipun Juergen sudah mengatakan bahwa dia tidak akan melatih klub lain di Inggris. Pertanyaan-pertanyaan ini terus datang,” ujar Kosicke kepada Transfermarkt.

Meskipun demikian, Kosicke menekankan bahwa Klopp saat ini sangat bahagia dengan posisinya. “Mungkin di suatu waktu dia akan bilang bahwa dia perlu mencium ruang ganti lagi, tapi untuk saat ini dia sangat, sangat bahagia dengan perannya,” tambahnya.

Kosicke juga menyoroti kepuasan Klopp atas pencapaiannya di Liverpool. “Dia toh sangat-sangat senang dengan apa yang sudah dia capai. Dan rasanya sangat menyenangkan bisa masuk dalam sejarah sebagai salah satu dari segelintir pelatih, yang hanya melatih tiga klub dan tidak pernah dipecat,” pungkas Kosicke.