Jakarta – Penampilan Florian Wirtz bersama Liverpool masih belum memuaskan. Pemain asal Jerman itu kini menjadi sasaran kritik dari legenda sepak bola Inggris, Alan Shearer, menyusul kekalahan Liverpool dari Bournemouth di Liga Primer Inggris.
Wirtz Belum Tampil Optimal
Florian Wirtz didatangkan Liverpool dari Bayer Leverkusen pada bursa transfer musim panas lalu dengan mahar 100 juta poundsterling. Hingga kini, Wirtz telah tampil sebanyak 30 kali di berbagai kompetisi untuk The Reds, mencetak empat gol dan tujuh assist.
Namun, performanya dalam beberapa pertandingan terakhir dinilai belum sesuai harapan. Terutama saat Liverpool menelan kekalahan 2-3 dari Bournemouth di Vitality Stadium pada akhir pekan lalu. Dalam laga tersebut, Wirtz tidak memberikan kontribusi gol maupun assist.
Bahkan, dalam satu momen krusial, Wirtz gagal memanfaatkan peluang emas. Alih-alih menembak langsung ke gawang, ia justru memilih memberikan umpan yang akhirnya terbuang sia-sia, membuat peluang Liverpool terlewatkan.
Kritik Tajam dari Alan Shearer
Alan Shearer, mantan penyerang Newcastle United dan Blackburn Rovers, secara tegas menyatakan bahwa Wirtz dan Liverpool menunjukkan performa yang ‘melempem’. Ia menyoroti keputusan Wirtz yang dinilainya kurang tepat dalam memanfaatkan peluang.
“Mengapa dia tidak langsung menembak? Lihat, dia membawa bola dengan sangat baik ke kaki kirinya. Seharusnya dia melengkungkan bola ke pojok gawang! Namun, dia justru memilih opsi terburuk; lagi-lagi, itu adalah operan yang sangat buruk dan berakhir sia-sia,” ujar Shearer seperti dikutip dari Sportskeeda.
Shearer menambahkan, ketidakmampuan Wirtz dalam mengambil keputusan yang tepat di depan gawang menjadi sorotan utama.
“Sekali lagi, Wirtz berhasil menempatkan dirinya di posisi yang menguntungkan. Namun, dia kembali memilih untuk tidak menembak. Mengapa? Anda tidak akan bisa mencetak gol jika tidak melakukannya. Dua gol yang mereka peroleh berasal dari situasi bola mati, tetapi seperti yang telah saya katakan, mereka mampu mencapai posisi yang bagus namun sangat boros dalam penyelesaian akhir. Itulah sebabnya saya katakan bahwa mereka telah melembek,” pungkasnya.
Kritik ini tentu menjadi catatan penting bagi Wirtz dan Liverpool untuk segera berbenah demi memperbaiki performa di sisa musim.






