Debut Alvaro Arbeloa sebagai pelatih interim Real Madrid berakhir antiklimaks. Tim asuhannya secara mengejutkan tersingkir dari Copa del Rey setelah kalah 2-3 dari Albacete, klub divisi dua, pada babak 16 besar. Kekalahan ini tak luput dari komentar pedas mantan rivalnya, Gerard Pique.
Arbeloa Gagal Total di Laga Perdana
Melakoni pertandingan pertamanya menggantikan Xabi Alonso, Arbeloa langsung menghadapi tantangan di Copa del Rey. Meskipun menurunkan sejumlah pemain bintang seperti Federico Valverde, Arda Guler, dan Vinicius Junior yang bermain penuh, Real Madrid gagal mendominasi pertandingan. Albacete berhasil memberikan kejutan dengan kemenangan 3-2.
Arbeloa mengakui bahwa kekalahan ini menjadi tanggung jawabnya. “Kekalahan ini akan membuat saya membaik, dan akan membuat kami semua membaik. [Saya] akan kembali besok ke Valdebebas untuk bekerja dengan para pemain saya dan menyiapkan laga hari Sabtu dengan dedikasi terbesar sehingga semuanya jauh membaik daripada hari ini,” ujar Arbeloa dengan tegas.
Pique Tak Lewatkan Kesempatan Menyindir
Gerard Pique, yang sepanjang kariernya identik dengan rivalitas sengit bersama Barcelona, tidak menyia-nyiakan momen ini untuk melontarkan sindiran. Melalui saluran Twitch Kings League, mantan bek tengah legendaris itu memberikan komentar sarkastik.
“Debut yang bagus untuk Madrid yang baru,” ceplos Gerard Pique, seperti dikutip dari Mundo Deportivo. Komentar ini semakin menyoroti rivalitas panas antara Pique dan Arbeloa, yang kerap terlibat dalam duel sengit di El Clasico saat keduanya masih aktif bermain.
Madrid Harus Segera Bangkit
Kini, Real Madrid dan Arbeloa harus segera melupakan kekalahan mengejutkan ini. Tekanan semakin meningkat menjelang pertandingan akhir pekan melawan Levante. Laga tersebut menjadi momentum krusial bagi Arbeloa untuk membuktikan kemampuannya dan meredakan kritik yang mulai mengarah padanya.






