Sepakbola

Arsenal vs Bournemouth 3-2, Martinelli dan Rice Jadi Pahlawan The Gunners

IHWAL.ID – Manajer Arsenal, Mikel Arteta, memberikan apresiasi tinggi terhadap ketangguhan mental para pemainnya usai memetik kemenangan 3-2 atas Bournemouth dalam lanjutan Liga Inggris, Minggu dini hari WIB. Kemenangan The Gunners ini diwarnai aksi heroik para pemain yang mampu bangkit dari situasi sulit di lapangan.

Sorotan utama tertuju pada Gabriel Martinelli dan Declan Rice yang menjadi kunci permainan. Martinelli sempat melakukan blunder fatal yang berujung gol lawan, namun berhasil menebusnya dengan gol penyeimbang. Sementara itu, Rice tampil gemilang dengan mencetak brace (dua gol) meski baru saja pulih dari cedera.

Respon Cepat Martinelli

Pertandingan sempat berjalan menegangkan ketika kesalahan operan Martinelli dimanfaatkan Evanilson untuk mencetak gol pembuka Bournemouth. Namun, pemain asal Brasil tersebut tidak larut dalam penyesalan dan segera membayar kesalahannya dengan mencetak gol, sebelum akhirnya Declan Rice memastikan keunggulan Arsenal.

Melansir dari laman resmi Arsenal, Arteta menegaskan bahwa kemampuan untuk segera melupakan kesalahan dan fokus pada momen berikutnya adalah ciri pemain kelas dunia.

“Bukan hanya Gabriel yang pernah merespons seperti itu… Apa yang secara individual membuat para pemain ini punya ketangguhan membalikkan keadaan dan mengubah kesalahan menjadi momen besar? Ini bagian dari sepak bola, dan soal bagaimana Anda bereaksi terhadap aksi berikutnya,” ujar Arteta.

Dari pernyataan itu, ditegaskan bahwa pemain harus memiliki “ingatan pendek” terhadap kesalahan agar mental bertanding tetap terjaga di level tertinggi.

Dedikasi Declan Rice

Selain Martinelli, pujian khusus diberikan kepada Declan Rice. Gelandang andalan tersebut sebelumnya absen karena cedera lutut saat melawan Aston Villa, namun memaksakan diri untuk tampil dan memberikan dampak signifikan.

“Sampai menit terakhir saya bertanya padanya, ‘Bagaimana?’ Dia menjawab, ‘Saya siap.’ Dan dia menunjukkan bahwa dia benar-benar hadir di level tertinggi,” tutur pelatih asal Spanyol tersebut.