Sepakbola

Manchester United Tersingkir dari Piala FA, Fletcher Akui Fans Berhak Marah

Manchester United dipastikan tersingkir dari Piala FA 2025/2026 setelah menelan kekalahan 1-2 dari Brighton & Hove Albion pada babak ketiga. Pertandingan yang digelar di Old Trafford pada Minggu (11/1/2026) malam WIB itu, membuat Setan Merah tertinggal 0-2 sebelum Benjamin Sesko mencetak gol hiburan. Kekalahan ini memupus harapan MU untuk meraih trofi musim ini, meskipun masih berpotensi juara Liga Inggris. Namun, dengan selisih 17 poin dari Arsenal, peluang tersebut dinilai mustahil terwujud.

Manajer Interim Pahami Kekecewaan Fans

Manajer interim Manchester United, Darren Fletcher, memahami sepenuhnya amarah para penggemar melihat performa buruk timnya. Ia mendesak para pemain untuk segera bangkit dan mengembalikan senyum para pendukung.

Fletcher mengakui bahwa kekecewaan fans adalah hal yang wajar. Ia menyatakan, “Tersingkir dari Piala FA, hanya tampil di Premier League, fans tentu tidak senang tapi mereka berhak untuk kecewa dan marah.”

Ia menambahkan bahwa reaksi fans tersebut bukanlah bentuk ketidaksukaan yang berlebihan, melainkan ekspresi kekecewaan. “Ini bukan toxic, tapi fans menunjukkan rasa kecewa mereka. Saya yakin jika para pemain menunjukkan reaksi tepat, maka fans akan mendukung mereka seperti biasanya karena masih banyak laga tersisa di Premier League musim ini,” ujar Fletcher kepada BBC Sport.

Permasalahan di Luar Lapangan

Pemecatan Ruben Amorim sebelumnya dianggap tidak memberikan perubahan signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa permasalahan di klub tidak hanya terbatas di lapangan, tetapi juga meluas ke aspek di luar lapangan. Bahkan, kapten tim Bruno Fernandes menjadi sasaran kemarahan fans setelah akun X-nya diretas beberapa jam pasca pertandingan.

Manchester United dijadwalkan akan bertemu Manchester City dalam laga kandang Premier League pada 17 Januari mendatang. Pertandingan ini menjadi ujian penting bagi MU untuk menunjukkan perbaikan performa demi membalas dukungan para penggemar.