Milan – Pelatih AC Milan, Massimiliano Allegri, menolak anggapan bahwa laga melawan Como di Serie A pada Jumat (16/1/2026) dini hari WIB merupakan duel taktik antara dirinya dengan Cesc Fabregas. Allegri justru menilai Como memiliki keuntungan yang tidak dimiliki oleh timnya.
Keuntungan Como
Pertandingan ini akan menjadi pertemuan pertama antara Allegri dan Fabregas di pinggir lapangan. Fabregas, yang baru melatih selama 2-3 tahun, telah berhasil membawa Como promosi ke Serie A pada 2024 dan kini bertengger di posisi enam besar klasemen sementara.
Allegri, yang memiliki rekam jejak gemilang dengan memenangi Scudetto bersama Milan dan mendominasi Serie A bersama Juventus, memuji kinerja Fabregas. “Fabregas sedang melakukan pekerjaannya dengan baik. Como dibuatnya jadi tim yang melakukan pressing dengan baik dan tangguh secara teknis. Dia benar-benar sedang bekerja dengan baik meski baru melatih 2-3 tahun,” ujar Allegri.
Tekanan Wajib Menang
AC Milan saat ini berada di posisi kedua klasemen dengan 40 poin, terpaut enam poin dari pemuncak klasemen Inter Milan. Posisi Milan juga dibayangi oleh Napoli yang memiliki poin sama. Setelah meraih dua hasil imbang berturut-turut, Milan memikul tekanan untuk meraih kemenangan.
Allegri mengungkapkan timnya akan menghadapi Como dengan beban tersebut. “Kami akan menghadapi sebuah tim yang sulit dilawan; mereka itu tim terbaik dalam penguasaan bola, mereka punya pertahanan terbaik. Kami menghadapi sebuah tim yang tidak memiliki tanggung jawab untuk menang, yang mana ini jadi keuntungan mereka. Mereka bisa memainkan setiap pertandingan dengan mentalitas yang ditanamkan Fabregas,” ucap Allegri, seperti dilaporkan Milannews.
Como sendiri berada di posisi empat strip di bawah Milan dengan raihan 34 poin.






