Milan – Asa AC Milan untuk mengejar Inter Milan dalam perburuan Scudetto semakin menipis. Rossoneri harus menelan pil pahit setelah takluk 0-1 dari Parma dalam laga lanjutan Serie A di Stadion San Siro, Senin (23/2/2026) dini hari WIB.
Parma Curi Poin Penuh di Kandang Milan
Pertandingan berjalan alot sejak menit awal. Kedua tim saling jual beli serangan, namun rapatnya pertahanan membuat skor kacamata bertahan hingga menit ke-79. Parma akhirnya berhasil memecah kebuntuan melalui sundulan Mariano Troilo memanfaatkan sepak pojok dari sisi kanan. Bola tandukan Troilo gagal diantisipasi kiper Milan, Mike Maignan.
AC Milan sejatinya memiliki banyak peluang untuk mencetak gol. Tercatat, tim tuan rumah melepaskan 25 tembakan ke gawang Parma, namun hanya dua yang berstatus peluang bersih. Hingga peluit panjang dibunyikan, skor 1-0 untuk keunggulan Parma tetap bertahan.
Jarak dengan Inter Melebar
Kekalahan ini membuat AC Milan semakin tertinggal dari Inter Milan di puncak klasemen Serie A. Rossoneri kini menduduki peringkat kedua dengan mengoleksi 54 poin, terpaut 10 poin dari rival sekotanya yang memimpin klasemen dengan 64 poin. Sisa 12 pertandingan tampaknya tidak akan cukup bagi Milan untuk mengejar ketertinggalan tersebut.
Asisten pelatih AC Milan, Marco Landucci, mengungkapkan kekecewaannya atas hasil tersebut. “Kami tidak senang… Parma memang memainkan pertandingan yang bagus. Hari ini bolanya enggak mau masuk ke gawang,” ujar Landucci kepada Sky.
Landucci menambahkan bahwa timnya seharusnya tidak terlalu memikirkan tim lain, melainkan fokus pada penampilan mereka sendiri. “Kami tidak seharusnya fokus pada tim-tim lain, melainkan pada penampilan kami sendiri, dengan memetik sebanyak mungkin poin. Kami harus fokus pada tujuan kami, yaitu kembali ke Liga Champions.”
Kekalahan Kedua di Serie A
Ini merupakan kekalahan kedua bagi AC Milan di Serie A musim 2025/2026. Kekalahan pertama mereka terjadi pada pekan pertama saat dipermalukan Cremonese dengan skor 1-2. Landucci menegaskan bahwa timnya harus segera bangkit dari keterpurukan ini.
“Kami harus memikirkan tentang kembali pada Hari Selasa. Kami kecewa karena kami menginginkan tiga poin: kami sudah memiliki begitu banyak hasil positif, tapi sekarang kami mulai lagi,” ucap Landucci.





