Jeddah – Xabi Alonso resmi meninggalkan Real Madrid. Momen sang pelatih terlihat menuruti keinginan Kylian Mbappe yang menolak memberi guard of honour kepada Barcelona menjadi sorotan publik. Keputusan Madrid untuk berpisah dengan Alonso diumumkan pada Selasa (13/1) dini hari WIB. Pelatih asal Spanyol itu memutuskan hengkang kurang dari 24 jam setelah timnya dikalahkan Barcelona dalam laga final Piala Super Spanyol. Dalam pertandingan tersebut, Real Madrid harus mengakui keunggulan Barcelona dengan skor akhir 2-3.
Momen ‘Nurut’ Alonso pada Mbappe
Pasca pertandingan, beredar sebuah video yang memperlihatkan momen ketika Mbappe meminta skuad Madrid untuk tidak memberikan guard of honour kepada Barcelona. Dalam rekaman tersebut, Alonso tampak awalnya ingin memberikan penghormatan kepada sang rival dan mengajak para pemainnya untuk mengikuti. Namun, Kylian Mbappe, yang berada tidak jauh dari Alonso, terlihat tidak bergeming dan justru meminta Alonso untuk mengikutinya. Alonso akhirnya terlihat lebih ‘mengikuti’ keinginan Mbappe, yang tampak kesal dan meminta rekan-rekannya di Real Madrid untuk mundur dan tidak memberikan guard of honour kepada Barcelona.
I have never seen a coach’s authority be undermined like this. Xabi Alonso tells the Madrid players to form a guard of honor but Mbappe calls him back and he obliges like a puppet. No wonder Xabi can’t succeed at Madrid
TK (@TeaKupps) January 12, 2026
Momen tersebut kini menjadi perbincangan hangat, terutama setelah pengumuman mendadak Alonso yang mundur dari Madrid. Banyak pengamat menilai Alonso kehilangan otoritasnya di dalam tim. Sebelum pemecatan, rumor yang beredar di ruang ganti menyebutkan bahwa beberapa pemain senior memang tidak senang dengan kepemimpinan Alonso. Bintang-bintang besar seperti Vinicius Junior, Jude Bellingham, dan kiper Thibaut Courtois dikabarkan menjadi beberapa pemain yang tidak puas.
Catatan Singkat Xabi Alonso di Madrid
Xabi Alonso baru menjabat sebagai pelatih Real Madrid selama tujuh bulan. Selama masa kepelatihannya, ia memimpin tim dalam 34 pertandingan, dengan catatan 24 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 6 kekalahan. Kekalahan terakhir dari Barcelona dalam final Piala Super Spanyol menjadi penutup kiprahnya bersama klub ibu kota Spanyol tersebut.
Sebelumnya, Xabi Alonso pernah menyatakan bahwa mencetak gol adalah bakat alamiah yang dimiliki Kylian Mbappe.





