Jeddah – Pelatih Real Madrid, Xabi Alonso, melontarkan kecaman terhadap pelatih Atletico Madrid, Diego Simeone, atas gestur provokatif yang dilakukannya terhadap Vinicius Junior. Alonso menilai tindakan Simeone tidak pantas dilakukan oleh seorang pelatih.
Insiden di Semifinal Piala Super Spanyol
Ketegangan terjadi pada menit ke-80 dalam laga semifinal Piala Super Spanyol antara Real Madrid dan Atletico Madrid di King Abdullah Sports City, Jumat (9/1/2026) dini hari WIB. Real Madrid berhasil memenangkan pertandingan dengan skor 2-1.
Saat Vinicius Junior ditarik keluar lapangan, ia terlihat diejek oleh Diego Simeone dengan gestur provokatif. Aksi tersebut memicu kemarahan para pemain Real Madrid di bangku cadangan.
Xabi Alonso, selaku pelatih tim, tidak tinggal diam dan memprotes keras ulah koleganya tersebut. Vinicius Junior sendiri harus ditenangkan oleh staf Real Madrid agar tidak terpancing provokasi Simeone. Akibat sikap emosionalnya di pinggir lapangan, Vinicius Junior mendapatkan kartu kuning dari wasit.
Kecaman Xabi Alonso
Xabi Alonso mengungkapkan kekesalannya atas tindakan Simeone terhadap Vinicius Junior. Ia berpendapat bahwa provokasi tersebut bukanlah contoh sportivitas yang baik, terutama datang dari seorang pelatih.
“Saya berusaha menghormati tim lawan dan biasanya saya tidak berbicara dengan mereka. Ketika saya melihat apa yang dia katakan, saya semakin tidak menyukainya,” kata Alonso, dilansir dari Marca.
Alonso menambahkan, “Itu bukan contoh sportivitas yang baik. Tidak semua hal bisa diterima; Anda harus menghormati lawan Anda. Semua yang terjadi di lapangan memiliki batasnya.”
Xabi Alonso juga mengaku telah berbicara secara pribadi dengan Vinicius Junior mengenai insiden tersebut, namun ia enggan membeberkan detail pembicaraannya dengan sang pemain.






