Sepakbola

Vincent Kompany Kritik Keras Jose Mourinho atas Pernyataan Rasisme Terhadap Vinicius Jr

Munich – Pelatih Bayern Munich, Vincent Kompany, melontarkan kritik tajam terhadap Jose Mourinho terkait komentar sang pelatih Benfica mengenai insiden rasisme yang menimpa Vinicius Junior. Kompany menilai pernyataan Mourinho tersebut sebagai sebuah kesalahan besar.

Komentar Mourinho yang Menuai Kecaman

Insiden rasisme terjadi pada pertandingan Liga Champions antara Benfica dan Real Madrid pada Rabu (18/2) lalu. Vinicius Junior menjadi korban perlakuan tidak menyenangkan dari gelandang Benfica, Gianluca Prestianni, yang diduga melontarkan hinaan bernada rasisme. Pemain asal Brasil itu dilaporkan dikatai ‘monyet’, yang memicu kemarahan besar dan sempat menghentikan jalannya pertandingan.

Pasca pertandingan, Jose Mourinho, yang merupakan pelatih Benfica, memberikan komentar mengenai insiden tersebut. Namun, alih-alih membela Vinicius, Mourinho justru dinilai menyalahkan sang pemain. Mourinho berpendapat bahwa Vinicius juga turut memancing emosi lawan melalui selebrasi golnya.

Kompany: Mourinho Membuat Kesalahan Besar

Vincent Kompany menyayangkan sikap Mourinho yang dianggapnya tidak pantas. Menurut Kompany, sebagai pemimpin tim, Mourinho seharusnya tidak menyerang karakter Vinicius Junior hanya untuk membela pemainnya, Prestianni. Ia menekankan bahwa tindakan rasisme tidak dapat diterima.

“Usai laga, anda adalah pemimpin organisasi, Jose Mourinho, yang menyerang karakter Vinicius Jr dengan menyinggung selebrasinya untuk mendiskreditkan apa yang sedang dilakukan Vinicius saat ini,” ujar Kompany, mengutip Sky Sports.

Kompany menambahkan, “Dari segi kepemimpinan, ini adalah kesalahan besar dan sesuatu yang tidak boleh kita terima.”

Pembelaan dan Pemahaman Kompany

Meskipun melontarkan kritik, Kompany juga menunjukkan pemahaman terhadap sosok Jose Mourinho. Ia mengaku telah bertemu dengan banyak orang yang pernah bekerja sama dengan Mourinho dan tidak pernah mendengar hal buruk. Para pemain yang pernah dilatih Mourinho pun disebut sangat mencintainya.

“Saya bertemu dengan 100 orang yang pernah bekerja dengan Jose Mourinho. Saya belum pernah mendengar hal buruk tentang Jose. Semua pemainnya yang pernah bermain dengannya mencintai dia. Saya mengerti siapa dia. Saya mengerti dia berjuang untuk timnya, untuk klubnya, dan dia telah membuat keputusan itu,” jelas Kompany.

Namun, Kompany tetap berpegang pada prinsipnya bahwa tindakan Mourinho tersebut adalah sebuah kekeliruan. “Anda tidak bisa menjadi orang jahat dan semua mantan pemain Anda berbicara begitu positif tentang Anda. Saya tahu dia orang baik. Saya tidak perlu menilai dia sebagai orang, tapi saya juga tahu apa yang saya dengar dan saya mengerti mungkin apa yang dia lakukan, tapi dia membuat kesalahan.”

Kompany berharap insiden serupa tidak terulang di masa depan dan fokus dapat dialihkan pada hal-hal yang menyatukan, bukan memisahkan.

“Semoga hal itu tidak terjadi lagi di masa depan, dan kita bisa maju dan berkembang, serta fokus pada hal-hal yang bisa kita lakukan bersama daripada hal-hal yang terus memisahkan kita,” pungkas Kompany, yang juga dikenal pernah membela Manchester City.