Timnas Vietnam U-23 kembali menunjukkan taringnya di kancah internasional. Untuk kedua kalinya secara beruntun, skuat Garuda Emas Muda ini berhasil menembus babak semifinal Piala Asia U-23. Pertanyaan besar kini menggantung: mampukah mereka mengulang kejayaan dan kembali merasakan atmosfer final?
Performa Gemilang di Bawah Kim Sang-sik
Kesuksesan Vietnam kali ini tak lepas dari tangan dingin pelatih asal Korea Selatan, Kim Sang-sik. Sejak mengambil alih kemudi, Kim telah mempersembahkan serangkaian gelar prestisius, termasuk Piala AFF 2024, Piala AFF U-23 2025, dan medali emas SEA Games 2025. Pencapaian ini mengingatkan pada era keemasan pelatih Korea Selatan sebelumnya, Park Hang-seo, yang juga sukses membawa Vietnam berjaya.
Kini, Kim Sang-sik berpotensi mencetak sejarah yang lebih monumental bagi sepak bola Vietnam. Bersama para pemainnya seperti Nguyen Dinh Bac, Vietnam telah menjejakkan kaki di semifinal Piala Asia U-23 2026 yang diselenggarakan di Arab Saudi.
Jalan Terjal Menuju Final
Perjalanan Vietnam di turnamen ini sungguh impresif. Mereka berhasil mengunci posisi juara Grup A dengan rekor sempurna, mengalahkan Yordania, Kirgistan, dan Arab Saudi. Di babak perempatfinal, Vietnam sukses menyingkirkan Uni Emirat Arab dalam laga dramatis yang harus diselesaikan melalui perpanjangan waktu 120 menit. Skor akhir 3-2 memastikan langkah mereka ke semifinal, di mana mereka akan menghadapi tantangan dari China.
Jika mampu melewati hadangan China, Vietnam berpeluang besar untuk bertemu pemenang antara Jepang dan Korea Selatan di partai puncak. Hal ini akan mengulang pencapaian gemilang Park Hang-seo yang membawa Vietnam ke final Piala Asia U-23 2018. Kala itu, Vietnam harus mengakui keunggulan Uzbekistan dengan skor tipis 1-2 setelah melalui perpanjangan waktu yang menegangkan, di mana gol penentu tercipta di menit-menit akhir menjelang adu penalti.
Rekor Pertemuan dengan China
Menghadapi China di semifinal, Vietnam memiliki catatan pertemuan yang cukup berimbang di level U-23. Dari delapan kali bentrok, termasuk laga persahabatan, kedua tim sama-sama meraih tiga kemenangan, dua kali imbang, dan tiga kekalahan. Namun, jika merujuk pada pertandingan resmi, kedua tim pernah bertemu dua kali dalam kualifikasi Olimpiade 2000 pada tahun 1999. Di bawah asuhan pelatih Quan Trong Hung, Vietnam menelan kekalahan telak 0-4 di Hanoi dan 0-3 di Shanghai.
Terlepas dari rekor pertemuan tersebut, Vietnam U-23 tetap diakui sebagai kekuatan terbaik di Asia Tenggara. Pencapaian terjauh Timnas Indonesia U-23 di Piala Asia U-23 sendiri adalah mencapai semifinal pada edisi 2024.





