Keputusan wasit menganulir gol ketiga Manchester City ke gawang Liverpool pada lanjutan Liga Inggris, Minggu (9/2/2025), menimbulkan kebingungan. Gol yang dicetak oleh Rayan Cherki dari tengah lapangan ke gawang kosong dianulir oleh wasit Craig Pawson setelah berkonsultasi dengan Video Assistant Referee (VAR).
Gol Cherki Dianulir Akibat Tarik Menarik Jersey
Liverpool sejatinya sempat unggul lebih dulu melalui gol Dominik Szoboszlai. Namun, Manchester City berhasil membalikkan keadaan dengan dua gol di menit akhir dari Bernardo Silva dan penalti Erling Haaland. Momen kontroversial terjadi sesaat sebelum laga usai ketika Cherki mencetak gol spektakuler dari tengah lapangan.
Gol tersebut dianulir karena adanya insiden tarik menarik jersey antara Erling Haaland dan Dominik Szoboszlai di depan kotak penalti Liverpool. VAR menilai kedua pemain melakukan pelanggaran. Pelanggaran yang dilakukan Haaland dianggap lebih fatal karena dianggap mengagalkan peluang mencetak gol yang jelas bagi timnya sendiri.
“Setelah ditinjau, terdapat pelanggaran ceroboh oleh Erling Haaland yang menarik baju Dominic Szoboszlai. Sebelumnya, Szoboszlai melakukan pelanggaran menahan yang menggagalkan peluang mencetak gol yang jelas. Keputusan akhir adalah tendangan bebas langsung untuk Manchester City dan kartu merah,” ungkap Pawson saat memberikan keterangan usai berdiskusi dengan VAR di lapangan.
Pep Guardiola Kecewa dengan Keputusan VAR
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menyatakan kebingungannya atas keputusan VAR tersebut. Ia berpendapat bahwa gol Cherki seharusnya disahkan.
“Ayolah wasit, berikan gol, lalu pulang!” ujar Guardiola dikutip dari BBC, menunjukkan kekecewaannya terhadap keputusan tersebut.
Keputusan ini sontak menjadi perbincangan hangat di kalangan penggemar sepak bola, menimbulkan pertanyaan mengenai interpretasi aturan VAR dalam situasi serupa.





