London – Dua hasil imbang beruntun di Liga Primer Inggris tampaknya menjadi alarm bagi Arsenal. Pemain sayap andalan mereka, Bukayo Saka, menyerukan agar tim segera melakukan refleksi diri dan mengatasi masalah yang ada demi mengembalikan performa terbaik.
Arsenal Kehilangan Momentum
Performa Arsenal kembali disorot setelah hanya mampu bermain imbang 2-2 melawan Wolverhampton Wanderers di Molineux Stadium, Kamis (19/2/2026) dini hari WIB. Padahal, tim asuhan Mikel Arteta sempat unggul dua gol terlebih dahulu melalui Bukayo Saka pada menit kelima dan Piero Hincapie pada menit ke-56.
Namun, semangat juang Wolves yang tak kenal lelah berhasil membalas. Hugo Bueno mencetak gol pada menit ke-61, sebelum Tom Edozie menyamakan kedudukan di masa injury time, memaksa pertandingan berakhir dengan skor kacamata.
Seruan Saka untuk Perbaikan
Hasil imbang ini menjadi pukulan telak bagi Arsenal yang tengah berupaya membangun momentum positif. Bukayo Saka, yang turut mencetak gol dalam laga tersebut, mengungkapkan kekecewaannya dan menekankan pentingnya introspeksi tim.
“Sudah saatnya bagi kami untuk merenungkan beberapa performa terakhir dan segera memperbaiki masalah yang ada, sehingga kami dapat kembali memenangkan pertandingan, membangun tren positif, serta menciptakan momentum karena kami sedikit kehilangan hal itu saat ini,” ujar Saka.
Lebih lanjut, Saka menambahkan bahwa tim perlu kembali ke akar permainan mereka dan fokus pada hal-hal mendasar. Ia yakin Arsenal memiliki kualitas yang cukup untuk meraih kemenangan, terutama dalam laga-laga di mana mereka baru saja kehilangan poin.
“Saya hanya berpikir bahwa kami harus kembali ke level permainan kami yang sebenarnya. Jalankan hal-hal mendasar dengan benar dan kami memiliki kualitas yang lebih dari cukup dalam tim ini untuk memenangkan pertandingan, terutama pada laga-laga di mana kami kehilangan poin baru-baru ini. Kami perlu memperbaikinya dan itulah fokus utama kami sekarang,” pungkas pemain berusia 24 tahun itu.
Kini, Arsenal harus segera berbenah untuk menghadapi pertandingan selanjutnya dan membuktikan bahwa mereka mampu bangkit dari keterpurukan.






