Sepakbola

Taktik Nekat Chelsea: Tiga Pemain Maju Saat Korner Arsenal, Strategi Baru Hentikan Set-Piece Maut?

Arsenal kembali menunjukkan dominasi dalam situasi bola mati, khususnya dari tendangan sudut. Hingga kini, belum ada tim yang benar-benar menemukan formula ampuh untuk meredam keunggulan set-piece Meriam London. Namun, Chelsea menampilkan sebuah taktik berani yang menarik perhatian dalam leg kedua semifinal Carabao Cup di Emirates Stadium, Rabu (4/2/2026) dini hari WIB.

Dominasi Set-Piece Arsenal

Sejak musim lalu, Arsenal telah mengoleksi 53 gol dari situasi tendangan sudut, menjadikannya tim dengan torehan gol terbanyak di Premier League dari skema ini, unggul setidaknya 13 gol dari tim lainnya. Keunggulan ini membuat banyak tim kesulitan mencari cara efektif untuk menghentikan mereka.

Strategi ‘Maju’ Chelsea

Dalam pertandingan yang berakhir dengan kekalahan 0-1 untuk Chelsea, manajer Liam Rosenior menginstruksikan tiga pemainnya untuk segera bergerak maju saat eksekutor Arsenal bersiap menendang bola dari sudut. Taktik ini bertujuan memaksa Arsenal bereaksi dan menarik beberapa pemain mereka mundur untuk mengantisipasi potensi serangan balik, sekaligus mengurangi kepadatan pemain di sekitar kiper Chelsea, Robert Sanchez.

Meskipun berisiko, strategi ini setidaknya berhasil mengurangi kepadatan di area penalti. Chelsea sendiri harus mengambil risiko lebih karena dalam posisi tertinggal agregat satu gol.

Bukan Taktik Baru, Tapi Lebih Berani

Upaya memainkan psikologis lawan melalui taktik ini sebenarnya bukan hal yang sepenuhnya baru bagi Chelsea. Di bawah asuhan Enzo Maresca, tim ini pernah menerapkan strategi serupa pada November tahun lalu, dalam laga yang berakhir imbang 1-1. Kala itu, Chelsea bahkan bermain lebih nekat dengan 10 orang sejak Moises Caicedo mendapat kartu merah pada menit ke-38. Menariknya, gol Arsenal pada pertandingan tersebut tidak berasal dari situasi set-piece.

Analisis Jamie Redknapp

Komentator Sky Sports dan mantan gelandang Liverpool, Jamie Redknapp, menilai taktik Chelsea tersebut sangat berisiko. Ia menyoroti bahwa strategi ini bergantung pada ketepatan eksekusi Arsenal.

“Saya suka rencananya sih, tapi masalahnya adalah Enzo Fernandez jadi harus menjaga Gabriel dan punya jarak 10 yard untuk menyambut bola,” ujar Redknapp.

“Chelsea coba mencegah kepadatan di area itu, sementara Arsenal coba bikin kekacauan dari sana. Chelsea jelas punya rencana, tapi kalau Arsenal punya eksekusi yang tepat, Enzo Fernandez tak punya kans mengatasinya.”

Redknapp menambahkan, “Chelsea coba mencegah kepadatan di area itu, sementara Arsenal coba bikin kekacauan dari sana. Chelsea jelas punya rencana, tapi kalau Arsenal punya eksekusi yang tepat, Enzo Fernandez tak punya kans mengatasinya.”