Manchester, Inggris – Kembalinya Rodri dari cedera tampaknya belum membawa angin segar bagi Manchester City. Setelah absen panjang akibat cedera ACL musim lalu dan hamstring di awal musim ini, performa City bersama sang gelandang bertahan andalan itu justru menunjukkan tren menurun. Terbaru, Rodri harus diusir dari lapangan setelah menerima dua kartu kuning dalam laga Liga Champions melawan Bodo/Glimt, yang berujung pada kekalahan 1-3 City dari tuan rumah.
Statistik Mengejutkan di Liga Primer dan Liga Champions
Data dari Transfermarkt mengungkap statistik yang cukup mengejutkan. Sejak Rodri kembali merumput di Liga Primer Inggris, Manchester City hanya mampu meraih tiga kemenangan dari sepuluh pertandingan yang dimainkannya. Sisanya, City mencatat empat hasil imbang dan tiga kekalahan.
Kondisi serupa juga terjadi di Liga Champions. Rodri telah tampil dalam tiga pertandingan, namun City hanya mampu meraih satu kemenangan, satu hasil imbang, dan satu kekalahan. Tren ini berbanding terbalik dengan performa City saat Rodri absen.
Peran Vital Rodri dan Dampak Cedera
Rodri, yang bergabung dengan Manchester City pada tahun 2019, telah menjelma menjadi sosok krusial dalam skuad asuhan Pep Guardiola. Ia telah membantu klub meraih berbagai gelar bergengsi, termasuk Liga Champions, dan bahkan meraih Ballon d’Or. Namun, cedera ACL yang dialaminya diyakini telah memengaruhi ketangguhan fisiknya.
Pep Guardiola sempat mencoba Nico Gonzalez untuk mengisi pos gelandang bertahan, namun pemain tersebut juga mengalami cedera otot paha. Situasi ini semakin mempertegas betapa vitalnya peran Rodri bagi Manchester City.
Menariknya, tanpa kehadiran Rodri di lini tengah, Manchester City justru menunjukkan performa yang lebih meyakinkan di Liga Primer musim ini, dengan catatan sepuluh kemenangan dan hanya dua kekalahan. Pertanyaan pun muncul, apakah ada yang salah dengan strategi tim atau performa Rodri pasca-cedera?





