Real Madrid kembali menelan pil pahit di Copa del Rey. Los Blancos dipastikan tersingkir di babak 16 besar musim ini setelah takluk 2-3 dari tim divisi tiga, Albacete. Kekalahan ini menambah daftar panjang kejutan di mana raksasa Spanyol tersebut dipermalukan tim kasta lebih rendah di ajang piala domestik.
Sejak memasuki abad ke-21, Madrid tercatat sudah tujuh kali merasakan kekalahan memalukan dari tim divisi bawah di Copa del Rey. Meskipun memiliki sejarah panjang dengan 20 gelar Copa del Rey, hanya tiga di antaranya diraih dalam 25 tahun terakhir (2011, 2014, 2023). Selebihnya, Madrid harus puas menjadi runner-up sebanyak empat kali (2002, 2004, 2013, 2025) atau tersingkir lebih dini.
Momen-momen Mengejutkan di Copa del Rey
Kekalahan dari tim divisi bawah bukan hal baru bagi Real Madrid. Pada musim 2000-01, mereka secara mengejutkan disingkirkan Toledo, tim divisi tiga, dengan skor 1-2 di babak 64 besar.
Empat musim berselang, giliran Real Valladolid yang kala itu berkompetisi di divisi dua, berhasil menyingkirkan Madrid di babak 16 besar pada musim 2004-05. Valladolid lolos berkat keunggulan gol tandang setelah agregat kedua tim imbang 1-1.
Musim 2008-09 menjadi salah satu yang paling dramatis. Real Union, yang juga berasal dari divisi tiga, berhasil menahan Madrid dengan agregat 6-6 dalam dua leg babak 32 besar. Namun, Madrid kembali tersingkir karena kalah gol tandang setelah takluk 2-3 di kandang lawan pada leg pertama, meski menang 4-3 di Santiago Bernabeu pada leg kedua.
Setahun kemudian, pada musim 2009-10, Madrid kembali dijegal tim divisi tiga. Kali ini giliran Alcorcon yang membuat kejutan dengan kemenangan telak 4-0 di leg pertama babak 32 besar. Madrid hanya mampu membalas 1-0 di leg kedua.
Diskualifikasi Kontroversial dan Kekalahan Terbaru
Kejadian tak biasa terjadi pada musim 2015-16. Menghadapi Cadiz di babak 32 besar, Madrid sebenarnya menang 3-1 pada leg pertama. Namun, mereka didiskualifikasi karena menurunkan pemain ilegal, Denis Cheryshev, yang seharusnya menjalani larangan satu laga akibat akumulasi tiga kartu kuning di Copa del Rey sebelumnya saat masih berseragam Villarreal. Madrid beralasan tidak menerima informasi mengenai sanksi tersebut.
Kekalahan mengejutkan lainnya terjadi pada edisi 2020-21. Alcoyano, tim divisi tiga, berhasil menyingkirkan Madrid di babak 32 besar dengan skor 1-2.
Terbaru, pada musim 2025-26, Albacete, yang juga berlaga di divisi tiga, sukses membuat Madrid angkat koper di babak 16 besar dengan kemenangan 3-2.
Daftar Kekalahan Madrid dari Tim Divisi Bawah di Copa del Rey (Sejak 2000)
| Musim | Lawan | Fase | Skor |
|---|---|---|---|
| 2000-01 | Toledo (3) | 64 besar | 1-2 |
| 2004-05 | Real Valladolid (2) | 16 besar | 1-1* |
| 2008-09 | Real Union (3) | 32 besar | 6-6* |
| 2009-10 | Alcorcon (3) | 32 besar | 1-4 |
| 2015-16 | Cadiz (3) | 32 besar | Diskualifikasi |
| 2020-21 | Alcoyano (3) | 32 besar | 1-2 |
| 2025-26 | Albacete (3) | 16 besar | 2-3 |
Keterangan: Angka dalam kurung di kolom ‘Lawan’ menandakan divisi mereka berasal. Simbol (*) di kolom ‘Skor’ menandakan Madrid kalah aturan gol tandang.





