Real Madrid dilaporkan telah melakukan pendekatan kepada kelompok suporter mereka, Grada, untuk mengurungkan niat melakukan aksi cemoohan saat menjamu Levante di Liga Spanyol. Langkah ini diambil menyusul periode negatif yang tengah dialami klub ibu kota Spanyol tersebut.
Periode Sulit Los Blancos
Rentetan hasil minor Real Madrid belakangan ini memicu kekecewaan di kalangan pendukung. Kekalahan dari rival abadi Barcelona di final Piala Super Spanyol menjadi pukulan telak. Tak berhenti di situ, Los Blancos juga tersingkir dari Copa del Rey oleh tim divisi dua, Albacete. Situasi ini memicu kemarahan suporter yang telah menyuarakan kekecewaan mereka melalui media sosial.
Kelompok suporter Grada bahkan dikabarkan telah menyiapkan aksi protes berupa cemoohan dalam pertandingan terdekat melawan Levante. Laga tersebut dijadwalkan akan berlangsung di Santiago Bernabéu pada Sabtu (17/1/2025) malam WIB.
Upaya Klub dan Kewaspadaan Levante
Menurut laporan media Eropa, COPE, petinggi Real Madrid telah berupaya mendekati Grada agar membatalkan rencana aksi tersebut. Klub berharap suporter dapat memberikan dukungan penuh kepada para pemain demi mengembalikan performa tim ke jalur yang positif.
Di sisi lain, kubu Levante dilaporkan memasang kewaspadaan penuh menjelang duel melawan Real Madrid. Pelatih Levante, Luis Castro, menyadari bahwa timnya akan menghadapi lawan yang berambisi bangkit dari keterpurukan.
“Ini bukan situasi yang tak terlalu saya perhatikan. Saya mempunyai pekerjaan yang harus diselesaikan di sini, dan saya tak khawatir dengan apa yang terjadi di Madrid. Kami menghadapi tim bagus, dan kami akan memainkan permainan kami sendiri,” ujar Luis Castro seperti dikutip dari Sportskeeda.






