Paris Saint-Germain (PSG) dikabarkan selangkah lagi berhasil membajak bintang muda Barcelona keturunan Filipina, Dro Fernandez. Pemain yang baru dipromosikan ke tim utama oleh pelatih Hansi Flick musim ini tersebut dilaporkan merasa tidak nyaman dengan minimnya jam terbang yang diberikan.
Situasi Dro Fernandez di Barcelona
Dro Fernandez, yang baru saja merayakan ulang tahun ke-18 pada 12 Januari lalu, baru mencatatkan lima penampilan dengan satu assist untuk tim senior Barcelona. Sebagian besar waktunya dihabiskan berlatih bersama pemain senior dan sesekali dikembalikan ke tim Barcelona B.
Situasi ini menimbulkan ketidaknyamanan bagi pihak Dro. Mereka merasa sang pemain seharusnya mendapatkan kesempatan bermain lebih banyak di tim utama, terutama mengingat konsistensi pelatih Hansi Flick dalam mengandalkan pemain muda sejak musim lalu.
Pendekatan PSG dan Klausul Kontrak
Ketidakpuasan ini membuka pintu bagi klub-klub besar Eropa untuk mendekati Dro. Namun, Paris Saint-Germain disebut menjadi klub yang paling agresif dalam upaya mendapatkan tanda tangan sang pemain muda.
Menurut laporan ESPN, Dro Fernandez telah menginformasikan kepada Barcelona bahwa PSG bersedia menebus klausul pelepasannya yang bernilai 6 juta euro, atau setara dengan Rp 120 miliar. Barcelona sendiri berencana menawarkan kontrak baru kepada Dro setelah ulang tahunnya yang ke-18.
Peran Luis Enrique dan Agen
Faktor lain yang memperkuat kemungkinan kepindahan Dro ke PSG adalah peran pelatih Luis Enrique. Dro Fernandez dan Luis Enrique diketahui berada di bawah naungan agen yang sama, yaitu Ivan de la Pena. Kedekatan ini diduga menjadi daya tarik kuat bagi PSG.
Dro dikabarkan telah menyetujui kontrak berdurasi empat tahun bersama PSG, yang akan berlaku hingga Juni 2030, termasuk klausul pelepasan. Kepindahan ini mengingatkan pada kasus Xavi Simons yang juga direkrut PSG dari Barcelona secara gratis pada tahun 2019.






