Jakarta – Gelandang asal Brasil, Philippe Coutinho, mengakhiri masa baktinya di klub masa kecilnya, Vasco da Gama, lebih cepat dari jadwal yang seharusnya. Keputusan ini diambil setelah Coutinho meminta kontraknya diakhiri di pertengahan Februari 2026, lebih awal dari kesepakatan yang akan berakhir pada Juni 2026.
Perpisahan Mengejutkan
Keputusan mengejutkan ini diungkapkan oleh ESPN, yang melaporkan bahwa Coutinho merasa tidak dihargai oleh klub dan mengalami masalah mental. Pemain berusia 33 tahun itu mengungkapkan perasaannya melalui media sosial pribadinya.
“Saya merasakan dan menyadari bahwa siklus saya di klub telah berakhir. Ini sangat menyakitkan. Sejujurnya, saya sangat lelah secara mental. Dengan berat hati, saya mengerti bahwa sekarang saatnya untuk mundur,” tulis Coutinho.
Coutinho bergabung kembali dengan Vasco da Gama pada musim panas 2025, menandai kembalinya ke klub yang memiliki ikatan emosional mendalam baginya. Selama membela klub berjuluk ‘Gigante da Colina’ ini, Coutinho mencatatkan 17 gol dan delapan assist dari 81 penampilan di berbagai kompetisi.
Masa Depan Sang Gelandang
Meskipun mengalami masa sulit di Vasco da Gama, Philippe Coutinho belum menunjukkan tanda-tanda untuk pensiun. Dengan status bebas transfer, pertanyaan besar kini mengemuka: klub mana yang akan meminati jasa eks pemain Liverpool dan Barcelona ini?
“Saya bersyukur atas semua yang telah saya alami di sini. Saya akan selalu membawa Vasco bersama saya. Di dada saya. Dalam sejarah. Dalam hidup saya,” tutupnya dalam unggahan perpisahannya.
Kini, mata sepak bola tertuju pada langkah selanjutnya Coutinho, apakah ia akan kembali merumput di Eropa atau mencari tantangan baru di liga lain.


