Sepakbola

Pergantian Pelatih MU: Carrick Sapu Bersih Tiga Lawan yang Gagal Ditaklukkan Amorim

Manchester United menunjukkan performa impresif di bawah asuhan pelatih interim Michael Carrick, meraih tiga kemenangan beruntun dalam tiga pertandingan terakhirnya. Pencapaian ini kontras dengan rentetan hasil yang diraih oleh pelatih sebelumnya, Ruben Amorim, yang gagal mengalahkan tiga tim yang sama di awal musim.

Carrick Cetak Rekor Sempurna

Sejak mengambil alih kursi kepelatihan, Carrick berhasil membawa Setan Merah meraih poin penuh. Tiga kemenangan diraih secara beruntun melawan tim-tim kuat seperti Manchester City dan Arsenal, serta tim papan tengah Fulham. Kemenangan ini menjadi sorotan karena ketiga tim tersebut sebelumnya menjadi batu sandungan bagi MU di bawah kepelatihan Amorim pada empat pekan pertama Premier League musim ini.

Amorim Gagal Taklukkan Tiga Tim Unggulan

Pada awal musim, Ruben Amorim menghadapi tiga lawan yang sama dengan Carrick saat ini. Hasilnya, MU hanya mampu meraih satu poin dari tiga pertandingan tersebut. Kekalahan terjadi saat menjamu Arsenal di Old Trafford dengan skor 0-1. Kemudian, MU harus puas bermain imbang 1-1 melawan Fulham di kandang lawan. Puncak kekecewaan terjadi saat menjamu Manchester City, di mana MU takluk telak 0-3.

Dalam ketiga laga tersebut, MU racikan Amorim hanya mampu mencetak satu gol, yang ironisnya merupakan gol bunuh diri dari pemain Fulham, Rodrigo Muniz. Total, MU hanya mengumpulkan 1 poin dari sembilan poin yang tersedia.

Perbandingan Performa MU: Amorim vs Carrick

Perbedaan performa MU di bawah kedua pelatih terlihat jelas dalam tabel berikut:

Periode Lawan Skor Poin
Di bawah Amorim (Pekan 1, 2, 4) MU vs Arsenal 0-1 1
Fulham vs MU 1-1
MU vs Manchester City 0-3
Di bawah Carrick (Pekan 22, 23, 24) MU vs Manchester City 2-0 9
Arsenal vs MU 2-3
MU vs Fulham 3-2

Di bawah arahan Carrick, MU berhasil membalikkan keadaan. Pertandingan melawan Fulham di menit pertama injury time sempat membuat pendukung cemas, namun gol Benjamin Sesko di menit keempat injury time memastikan kemenangan dramatis. Dari tiga pertandingan awal di bawah Carrick, MU berhasil mengumpulkan 9 poin penuh, sebuah pencapaian yang sangat kontras dengan era Amorim.

Performa gemilang ini memberikan harapan baru bagi para penggemar Manchester United untuk mengakhiri musim dengan catatan positif.