Manchester, Inggris – Manajer Manchester City, Pep Guardiola, menampilkan gestur tak biasa usai timnya ditahan imbang Tottenham Hotspur 2-2 pada Minggu (1/2/2026). Berbeda dengan kebiasaannya yang cenderung menghindari sorotan kamera pasca-pertandingan, Guardiola terlihat tersenyum tipis di depan awak media.
Momen Tak Biasa Guardiola
Biasanya, Pep Guardiola kerap menunjukkan ekspresi jengah atau mengarahkan kamera ke arah pemainnya maupun suporter ketika laga usai. Namun, momen setelah pertandingan melawan Tottenham di Etihad Stadium menyajikan pemandangan berbeda. Setelah menyalami wasit, pemain, dan menyapa para penggemar, Guardiola yang awalnya berwajah datar, tiba-tiba tersenyum tipis saat kamera mendekat.
Momen ini sontak menjadi sorotan, mengingat Guardiola kerap dikaitkan dengan ketidakpuasan terhadap keputusan wasit, terutama dalam pertandingan yang dianggapnya merugikan timnya.
Dugaan Ketidakpuasan Wasit
Spekulasi mengenai senyum tipis Guardiola mengarah pada dugaan ketidakpuasan terhadap kepemimpinan wasit dalam laga tersebut. Salah satu momen krusial yang menjadi perdebatan adalah gol pertama Tottenham yang dicetak oleh Solanke. Gol tersebut dinilai berbau pelanggaran karena sang striker diduga melakukan tekel terhadap Guehi sebelum bola masuk ke gawang City.
Menanggapi hal tersebut, Guardiola memberikan komentarnya kepada Sky Sports. “Kalau Anda melakukan hal seperti itu ke penyerang lawan, maka akan penalti. Tapi, saya bukan wasit,” ujarnya, menyiratkan adanya potensi keputusan yang berbeda jika wasit melihatnya dari sudut pandang lain.
“Ini Liga Inggris yang menarik,” tambahnya, sebuah pernyataan yang bisa diartikan sebagai pengakuan atas dinamika kompetisi yang ketat.
Posisi Klasemen Liga Inggris
Hasil imbang melawan Tottenham membuat Manchester City kini tertinggal enam poin dari pemuncak klasemen, Arsenal. Arsenal kokoh di puncak dengan 53 poin, sementara Manchester City berada di posisi kedua dengan 47 poin.
Perbedaan poin ini semakin memperketat persaingan di papan atas Liga Inggris, di mana setiap pertandingan menjadi krusial bagi kedua tim dalam perebutan gelar juara.





