Manchester City berhasil mengamankan posisi puncak klasemen Grup A Liga Champions, memastikan diri lolos langsung ke babak 16 besar tanpa melalui babak playoff. Kepastian ini diraih setelah City mengumpulkan 16 poin dari delapan pertandingan.
Peran Krusial Benfica dan Ucapan Terima Kasih Guardiola
Dalam perjalanan menuju babak gugur, Manchester City patut berterima kasih kepada Benfica. Klub asal Portugal itu berhasil mengalahkan Real Madrid dengan skor 4-2. Kemenangan Benfica ini membuat Real Madrid harus puas berada di peringkat kesembilan dengan 15 poin, satu poin di bawah City.
Situasi ini menjadi krusial mengingat hasil pertandingan lain. Manchester City sendiri berhasil menang 2-0 atas Galatasaray. Jika Real Madrid mampu menahan imbang Benfica saat tertinggal 2-3, Madrid berpotensi menggeser City karena memiliki selisih gol yang lebih baik.
Manajer Manchester City, Pep Guardiola, mengungkapkan kelegaannya dan sedikit keheranan melihat strategi Benfica. “Ketika saya melihat kiper Benfica maju untuk cetak gol, buat apa? Malah, Madrid bisa lakukan serangan balik,” ujar Guardiola dilansir dari situs resmi UEFA. Ia menambahkan, “Ketika itu saya tidak tahu kalau Benfica memang butuh gol lagi.”
Gol keempat Benfica ternyata menjadi penentu. Gol tersebut membuat Benfica finis di peringkat kedua klasemen dengan sembilan poin, cukup untuk lolos ke babak playoff 16 besar. Posisi ini juga membuat mereka unggul selisih gol dari Marseille yang memiliki poin sama namun kalah selisih gol (-2 berbanding -3). Marseille sendiri harus tersingkir setelah kalah 0-3 dari Club Brugge di laga terakhir.
Strategi Mourinho Dipuji
Guardiola secara khusus memuji strategi yang diterapkan oleh Jose Mourinho, yang ia yakini turut berkontribusi pada kemenangan Benfica. “Akhirnya itu strategi yang bagus dari Jose Mourinho, mereka bisa bikin gol keempat,” ungkap Guardiola. Ia pun menyatakan niatnya untuk memberikan ucapan terima kasih kepada Mourinho. “Ya, saya nanti akan berterima kasih kepadanya,” tutupnya.





