Manchester, Inggris – Penampilan impresif Patrick Dorgu bersama Manchester United dalam beberapa laga terakhir memaksa pelatih Michael Carrick untuk menepikan Matheus Cunha. Dorgu, yang bermain sebagai pemain sayap kiri dalam skema 4-2-3-1, berhasil menjawab kepercayaan Carrick dengan menyumbangkan gol dalam dua pertandingan krusial.
Dua Gol Krusial Dorgu
Pemain asal Denmark ini mencatatkan namanya di papan skor saat Manchester United menghadapi Manchester City pada 17 Januari 2025 di Old Trafford, yang berakhir dengan kemenangan 2-0 untuk United. Sepekan kemudian, Dorgu kembali menunjukkan ketajamannya dengan mencetak gol saat United bertandang ke markas Arsenal, yang berhasil dimenangkan dengan skor 3-2.
Analisis dari Legenda United
Performa gemilang Dorgu tidak luput dari perhatian mantan pemain Manchester United, Nicky Butt. Butt mengakui bahwa Dorgu memiliki kualitas spesial yang dilihat oleh Michael Carrick.
“Dia [Dorgu] didatangkan sebagai bek sayap karena itulah sistem yang diterapkan Amorim. Namun, jika menilik kembali ke masa saat kami masih bermain, pemain sayap sebenarnya bertugas membantu bek sayap, dan United telah mulai menerapkan hal tersebut,” kata Butt seperti dikabarkan Manchester Evening News.
Lebih lanjut, Butt memuji kontribusi Dorgu baik dalam menyerang maupun bertahan.
“Saat menghadapi Saka, yang merupakan penyerang terbaik mereka-bahkan terpaut jauh dibanding yang lain-rasanya seperti bermain melawan dua bek kiri sekaligus karena ia [Dorgu] rajin membantu pertahanan, namun ia juga mencetak gol. Saya tidak melihatnya akan menempati posisi penyerang sayap kiri secara permanen.”
Keputusan Carrick untuk mencadangkan Matheus Cunha demi memberikan kesempatan kepada Dorgu pun mendapat sorotan.
“Michael jelas melihat sesuatu yang menarik dalam dirinya karena ia sampai mencadangkan Cunha demi dia, dan Dorgu benar-benar pemain yang luar biasa,” tambah Butt.
Cedera Hamstring Hantui Dorgu
Sayangnya, performa apik Dorgu harus terhenti sejenak. Pemain berusia 21 tahun tersebut mengalami cedera hamstring dan diperkirakan harus menepi dari lapangan hijau selama 10 pekan.
(cas/ran)





