AC Milan melanjutkan tren positifnya di Serie A musim 2025/2026 dengan catatan 21 pertandingan tanpa kekalahan. Namun, rekor impresif ini belum mampu membawa Rossoneri ke puncak klasemen, mereka kini tertinggal lima poin dari rival sekota, Inter Milan.
Hasil Imbang di Olimpico
Dalam lanjutan Liga Italia pekan ke-22 yang digelar di Olimpico Roma pada Senin (26/1/2026) dini hari WIB, Milan harus puas bermain imbang 1-1 melawan AS Roma. Milan sempat unggul lebih dulu melalui gol Koni De Winter pada menit ke-62. Sepuluh menit berselang, Roma berhasil menyamakan kedudukan melalui eksekusi penalti Lorenzo Pellegrini. Skor imbang tersebut bertahan hingga peluit panjang dibunyikan.
Rangkaian Terpanjang di Eropa
Hasil seri melawan Roma ini memperpanjang rekor tak terkalahkan Milan di Serie A. Sejak menelan kekalahan 1-2 dari Cremonese pada pekan pembuka, Milan tercatat tidak pernah kalah dalam 21 pertandingan beruntun, dengan rincian 13 kemenangan dan delapan hasil imbang. Rangkaian ini menjadi yang terpanjang di antara tim-tim yang berlaga di lima liga top Eropa musim ini.
Target Empat Besar Tetap Utama
Meskipun demikian, seringnya hasil imbang yang diraih Milan membuat mereka kini tertinggal lima poin dari Inter Milan yang kokoh di puncak klasemen Serie A. Inter Milan mengoleksi 52 poin, meskipun telah menelan empat kekalahan, namun hanya sekali meraih hasil imbang. Pelatih Milan, Massimiliano Allegri, menegaskan bahwa fokus utama timnya tetap pada target empat besar demi mengamankan tiket Liga Champions musim depan.
“Kami mendapatkan hasil positif, karena datang ke Olimpico dan mendapatkan poin di fase seperti ini sangatlah penting,” ujar Allegri seperti dikutip dari Football Italia. “Kami mendapat poin di Napoli dan menjaga jarak dengan Roma seperti sebelumnya. Misi Milan adalah finis empat besar dan itu akan saya selalu katakan di setiap jumpa pers.”
Perbedaan fokus kompetisi juga menjadi pertimbangan. Milan tidak memiliki agenda di kompetisi Eropa, sementara Inter masih harus membagi konsentrasi dengan Liga Champions dan Coppa Italia. Namun, Allegri tampaknya tidak terlalu memusingkan hal tersebut, dengan target utama yang jelas.





