Manchester United, melalui manajer interim Michael Carrick, menyatakan keyakinannya bahwa tim memiliki kapasitas untuk bangkit di sisa musim kompetisi. Carrick menekankan pentingnya penampilan maksimal di setiap pertandingan yang tersisa.
Fokus pada Premier League
Setelah tersingkir dari Carabao Cup dan Piala FA, fokus utama Manchester United kini tertuju pada Premier League. Saat ini, tim berjuluk Setan Merah tersebut menduduki peringkat ketujuh klasemen sementara dengan mengoleksi 32 poin dari 21 pertandingan. Mereka tertinggal tiga poin dari Liverpool yang menempati posisi keempat, zona terakhir Liga Champions.
Carrick memiliki 17 pertandingan tersisa untuk membawa timnya naik ke papan atas klasemen. Tantangan besar menanti, termasuk pertemuan langsung melawan Manchester City pada Sabtu, 17 Januari 2026, pukul 19.30 WIB.
Optimisme Carrick Terhadap Skuad
Meskipun menghadapi jadwal padat dan lawan tangguh, Carrick tidak gentar. Ia meyakini kualitas skuad Manchester United sangat mumpuni. Pengalamannya bekerja dengan beberapa pemain kunci saat menjabat sebagai asisten Ole Gunnar Solskjaer memberinya keyakinan lebih. Pemain seperti Bruno Fernandes, Luke Shaw, Diogo Dalot, dan Harry Maguire adalah beberapa di antaranya.
“Saya telah bekerja dengan sejumlah pemain dan tentunya terus mengamati tim dengan cermat dalam beberapa tahun terakhir. Saya sepenuhnya percaya pada bakat, dedikasi, dan kemampuan mereka untuk sukses di sini,” ujar Carrick, dikutip dari The Guardian.
Carrick menambahkan, masih banyak yang bisa diperjuangkan di musim ini. Ia bertekad untuk menyatukan seluruh elemen tim demi memberikan penampilan terbaik bagi para penggemar setia.
“Masih banyak yang bisa diperjuangkan musim ini, kami siap untuk menyatukan semua orang dan memberikan penampilan yang pantas diterima oleh para penggemar setia kami,” tegasnya.
Pengalaman Manajerial Carrick
Selama berkarier di dunia manajerial, Michael Carrick pernah menjabat sebagai asisten pelatih di Manchester United di bawah Jose Mourinho dan Ole Gunnar Solskjaer, dari tahun 2018 hingga 2021. Ia juga sempat menjadi caretaker selama tiga pertandingan setelah pemecatan Solskjaer. Tugas manajerial pertamanya sebagai pelatih kepala adalah menangani Middlesbrough dari tahun 2022 hingga 2025.
Dengan kedatangan Carrick sebagai manajer interim, Fletcher kembali ke posisi semula sebagai pelatih Manchester United U-18. Carrick didampingi oleh staf pelatih yang terdiri dari Steve Holland, Jonathan Woodgate, Jonny Evans, serta Travis Binnion yang dipromosikan dari tim U-21.





