Sepakbola

Michael Carrick Ungkap Alasan Kobbie Mainoo Jadi Starter Utama Manchester United

Jakarta – Pelatih Manchester United, Michael Carrick, mengungkapkan bahwa keputusannya menjadikan Kobbie Mainoo sebagai starter bukanlah hal yang sulit. Mainoo telah menjadi pilihan utama di lini tengah Setan Merah sejak Carrick mengambil alih kemudi tim pada awal Januari 2026.

Peran Sentral Mainoo di Bawah Carrick

Di bawah arahan Carrick, Manchester United telah menjalani lima pertandingan dengan catatan empat kemenangan dan satu hasil imbang. Kobbie Mainoo tampil sebagai sosok sentral, memberikan kontribusi positif yang signifikan. Pemain berusia 20 tahun itu tercatat telah mengkreasi dua gol, termasuk satu assist krusial saat MU mengalahkan Arsenal 3-2, dan satu assist lainnya dalam kemenangan 2-0 atas Tottenham Hotspur.

Koneksi Jangka Panjang Carrick dan Mainoo

Carrick mengaku memiliki pemahaman mendalam tentang kemampuan Mainoo, yang telah terjalin sejak lama. “Saya sudah lama mengenal Kobbie. Saya mulai bekerja dengannya saat dia kira-kira berusia 13 atau 14 tahun, ketika saya mulai mengambil lisensi kepelatihan-beberapa tahun yang lalu,” ujar Carrick seperti dilansir oleh Daily Mail.

Ia menambahkan bahwa pengalamannya bekerja dengan Mainoo, termasuk saat pemain muda itu berada di tim utama, semakin memperkuat keyakinannya. “Jadi, saya rasa dengan mengenalnya, memiliki pengalaman bersamanya, dan melihatnya tampil di level setinggi itu pada kesempatan-kesempatan besar… Sebelumnya saya sudah katakan mengenai pelatih yang mampu mengatasi tekanan berada di sini dan berada di level yang tepat untuk menanganinya. Apa yang telah dilakukan Kobbie pada usia yang begitu muda sungguh luar biasa.”

Keyakinan Penuh pada Sang Pemain Muda

Carrick menekankan betapa luar biasanya pencapaian Mainoo mengingat usianya yang masih sangat muda. “Kita lupa betapa mudanya dia sebenarnya. Saya hanyalah penggemar berat saat melihatnya bermain dan mengetahui kemampuannya. Jadi, bukan keputusan besar untuk memainkannya. Dan, sejujurnya, tidak mudah untuk menemukan ritme serta bentuk permainan terbaik ketika Anda sudah lama tidak bermain,” pungkas Carrick.