Manchester, Inggris – Michael Carrick resmi ditunjuk sebagai manajer interim Manchester United. Ia langsung dihadapkan pada jadwal padat dengan dua laga berat yang akan menguji kemampuannya di awal masa jabatannya.
Tantangan Awal Carrick
Penunjukan Carrick terjadi setelah Manchester United memutuskan untuk mengganti manajer sebelumnya, Ruben Amorim, pada awal pekan ini. Amorim dilaporkan terlibat konflik dengan petinggi klub. Sebelumnya, Darren Fletcher sempat mengambil alih tim sebagai caretaker, namun gagal meraih kemenangan dalam dua pertandingan yang dijalaninya, dengan catatan sekali imbang dan sekali kalah.
Carrick, yang merupakan mantan pemain ikonik klub, kini akan memimpin Setan Merah hingga akhir musim. Tugas pertamanya langsung menantang, yakni menjamu rival sekota, Manchester City, di Old Trafford pada Sabtu, 17 Januari 2026, dalam lanjutan Liga Inggris.
Jadwal Padat dan Lawan Tangguh
Kemenangan melawan Manchester City sangat krusial untuk mendongkrak moral dan kepercayaan diri tim. Mengingat rivalitas kedua klub, hasil positif akan menjadi modal penting bagi Carrick. Kegagalan meraih poin dalam laga ini dapat mempersulit langkah Carrick dalam upaya membangkitkan performa Manchester United.
Setelah menghadapi Manchester City, Manchester United dijadwalkan akan bertandang ke markas Arsenal di Emirates Stadium pada Minggu, 25 Januari 2026. Arsenal dipastikan bukan lawan yang mudah, mengingat mereka secara konsisten menduduki puncak klasemen sejak pekan keenam Liga Inggris. Tim asuhan Mikel Arteta tersebut tentu akan berjuang keras demi mempertahankan posisi puncak dan menjaga jarak dari kejaran tim-tim lain, termasuk Manchester City.
Jadwal berat ini akan menjadi ujian sesungguhnya bagi Michael Carrick dalam mengemban tugas barunya sebagai nakhoda sementara Manchester United.





