Manchester United terus menunjukkan performa menanjak di Liga Inggris. Tren positif ini membawa Setan Merah memperbaiki posisinya di klasemen sementara, berkat statistik apik di bawah arahan manajer interim, Michael Carrick. Sejak mengambil alih kendali, Carrick berhasil menstabilkan performa tim yang berdampak langsung pada perolehan poin.
MU Posisi Berapa di Klasemen Liga Inggris?
Hingga pekan ke-24 Liga Inggris, Manchester United kini menempati peringkat keempat klasemen dengan mengoleksi 41 poin. Rinciannya, Bruno Fernandes dan kawan-kawan telah mencatatkan 11 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 5 kekalahan. Produktivitas gol tim juga terbilang kompetitif, dengan mencetak 44 gol dan kebobolan 36 gol, menghasilkan selisih gol +8. Posisi ini menempatkan MU dalam jalur persaingan papan atas dan menjaga asa untuk tampil di Liga Champions musim depan.
| Pos | Tim | Main | Menang | Seri | Kalah | Gol | Kebobolan | SG | Poin |
| 1 | Arsenal | 24 | 16 | 5 | 3 | 46 | 17 | +29 | 53 |
| 2 | Manchester City | 24 | 14 | 5 | 5 | 49 | 23 | +26 | 47 |
| 3 | Aston Villa | 24 | 14 | 4 | 6 | 35 | 26 | +9 | 46 |
| 4 | Manchester United | 24 | 11 | 8 | 5 | 44 | 36 | +8 | 41 |
| 5 | Chelsea | 24 | 11 | 7 | 6 | 42 | 27 | +15 | 40 |
Statistik Michael Carrick: Efek Instan di MU
Sejak Michael Carrick memegang kendali tim, performa Manchester United menunjukkan tren positif yang signifikan. Dalam tiga laga terakhir di bawah asuhannya, Setan Merah berhasil menyapu bersih kemenangan:
- Menang 2-0 atas Manchester City
- Menang 3-2 di kandang Arsenal
- Menang 3-2 atas Fulham
Secara total, MU di era Carrick mencetak 8 gol dan hanya kebobolan 4 gol. Distribusi gol tim juga terlihat lebih merata, dengan kontribusi dari pemain seperti Bryan Mbeumo, Patrick Dorgu, Matheus Cunha, hingga Benjamin Sesko. Kemenangan atas tim kuat seperti Manchester City dan Arsenal menunjukkan MU tampil lebih direct dalam serangan balik dengan penyelesaian akhir yang mematikan. Carrick juga disebut-sebut memaksimalkan lebar lapangan, berbeda dengan pola permainan sebelumnya yang cenderung rapat ke tengah.
Melawan Fulham, yang secara kualitas berada di bawah Man City dan Arsenal, MU menghadapi tantangan berbeda. Meski sempat unggul dua gol, Fulham berhasil menyamakan kedudukan di menit-menit akhir. Namun, Manchester United menunjukkan kengototan dan berhasil mengamankan kemenangan ketiga di bawah Carrick berkat gol dramatis Benjamin Sesko sebagai pemain pengganti.
Perlahan tapi pasti, posisi Manchester United di klasemen terus menanjak. Saat Carrick datang, tim ini masih berada di peringkat ketujuh. Kini, Setan Merah telah menduduki posisi keempat.




